Beranda » Posting Terkait"pemilu"

Demokrat: Konvensi Tidak Menguntungkan

PEMILIH.COM – Partai Demokrat memastikan konvensi capres yang digelar tidak berefek pada perolehan suara di pemilihan legislatif 9 April lalu.

Demikian disampaikan Wakil

Di Palembang, Hitung Suara di Hotel Berbintang

PEMILIH.COM – Panitia Pemilu Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) digerebek oleh Panwaslu Kota Palembang, di Hotel Arya Duta Palembang, di

Konvensi Demokrat Tetap Jalan

PEMILIH.COM – Partai Demokrat dipastikan tidak akan bisa mengusung capres sendiri pada pilpres tiga bulan mendatang.

Dari hasil hitungan cepat atau quick count,

Hatta Rajasa Antri Saat Mencoblos

PEMILIH.COM – Menteri Koordintor (Menko) Perekonomian Republik Indonesia (RI) H Muhammad Hatta Rajasa dan istri, Drg Oktiniwati Ulfa Dariah Rajasa, menyalurkan hak suaranya

WIN-HT Frustasi Jadi Trending Topic Dunia

PEMILIH.COM – Perolehan suara Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dalam hitung cepat pemilihan umum (Pemilu) Legislatif 2014 tidak masuk dalam posisi tiga besar

Hatta Coblos di OKI

PEMILIH.COM – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa berharap pemilihan umum 2014 yang berlangsung hari ini berjalan dengan aman dan lancar.

Empat Prediksi LSI Terkait Hasil Pemilu

PEMILIH.COM – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) mengeluarkan empat prediksi terkait dengan pemilihan legislatif pada 9 April mendatang.

Prediksi pertama, kata Direktur Eksekutif Lingkaran

Pemilik Media Pengaruhi Netralitas Pemberitaan Pemilu

PEMILIH.COM – Dewan Pers mengakui kepemilikan media cetak elektronik maupun online oleh pihak tertentu atau politisi menjadi persoalan tersendiri bagi jurnalis dalam memberitakan

Uni Eropa Serukan Pemilu di Aceh Berlangsung Tanpa Kekerasan

PEMILIH.COM – Kekerasan yang semakin meningkat di Aceh jelang pemilu ternyata mengundang perhatian masyarakat internasional. Salah satunya adalah Uni Eropa yang mendesak segera

- Penggantian istilah Cina menjadi Tionghoa melalui keputusan Presiden dinilai tidak akan memengaruhi peta politik Pemilu 2014. Suara masyarakat dari etnis tersebut dianggap sulit terpusat pada satu partai. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengatakan, suara masyarakat Tionghoa masih cenderung pecah. Dia mengapresiasi penggantian istilah itu karena memang menghapus rasa diskriminasi. Namun, hal itu tidak berdampak pada politik. Menurut Sofyan, dalam segi permodalan pun, masyarakat Tionghoa tidak akan terpusat pada satu partai. ”Mereka ini sulit diarahkan karena yang disokong hanya sejumlah pihak tertentu yang mereka dukung,” kata Sofjan kepada Republika, Jumat (21/3). Dia menilai, perubahan istilah itu bukan untuk merangkul orang-orang Tionghoa secara politik, melainkan hanya sebatas pengakuan bahwa etnis itu bagian dari suku di Indonesia. Menurutnya, Presiden sekarang membuka peluang bagi warga Tionghoa ikut serta membangun bangsa. Sofyan menyangsikan jika kekuatan modal para pengusaha Tionghoa disebut akan menyokong pemilu. Alasannya, pengusaha Tionghoa tetap fokus pada investasi usahanya ke depan dan bukan melihat pemilu sekarang ini. Menurut dia, para pengusaha mulai merasa takut dengan keberadaan KPK dan PPATK dalam memeriksa keuangan. Kalaupun ada bantuan masuk, kata Sofjan, pasti akan sesuai prosedur dan jumlahnya sesuai ketentuan yang ada. ”Tidak ada lagi pemberian modal gelap pada partai dari kalangan pengusaha Tionghoa,” ujarnya. Sementara itu, anggota Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Alvin Lie mengatakan pemuda Tionghoa berpotensi besar mengondisikan situasi politik di Indonesia. Mereka adalah generasi yang melek politik dan memahami situasi politik saat ini harus dimanfaatkan. Dia mengatakan, masyarakat Tionghoa saat ini sudah membaur dalam keberagaman masyarakat Indonesia. Bahkan, mereka nyaris tidak bisa dibedakan dengan warga pribumi. ”Generasi di bawah saya sekarang sudah memahami pentingnya berpolitik,” kata Alvin. Jumlah warga Tionghoa pun sudah sangat banyak. Mereka, kata Alvin, bisa ditemukan hampir di setiap tikungan hingga pelosok desa. Soal permodalan, warga Tionghoa juga diakuinya cukup kuat. Menurut mantan anggota DPR RI ini, masyarakat Tionghoa siap memperkuat infrastruktur partai dan memaksimalkan keikutsertaannya dalam pemilu. Hal ini muncul sebagai semangat untuk membangun dan memperbaiki negeri ini. Presiden SBY telah mengeluarkan Keppres Nomor 12 Tahun 2014 yang membuat agar penggunan kata

PEMILIH.COM – Penggantian istilah Cina menjadi Tionghoa melalui keputusan Presiden dinilai tidak akan memengaruhi peta politik Pemilu 2014. Suara masyarakat dari etnis tersebut