Articles

Bea Cukai Pontianak melayani ekspor minyak sawit mentah utama India

Okt 29, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK-Pabean Pontianak menyediakan layanan ekspor pertama di Terminal Kijing di Pelabuhan Internasional Kalimantan Barat. Ini merupakan ekspor pertama yang dilakukan PT Wawasan Kebun Nusantara (WKN), di mana produk ekspor berupa minyak sawit (CPO) mencapai 5.000 ton, Minggu (30/8).

“30 Agustus 2020 akan menjadi ekspor pertama ke pelabuhan internasional bersejarah Kalimantan Barat dan Kittin, mencetak rekor untuk kota Mempawah; hari ini, Bea Cukai Pontianak menyediakan ekspor pertama 5.000 ton CPO Jasa, produk telah diekspor ke Haldia Port Pontianak Direktur Pabean dan Informasi Cop Zul Kanain (Zulkarnain) pemasyarakatan mengatakan bahwa India diangkut dengan berton-ton “Sc Golden Fortune LX” sebagai daerah pabean. Di Kijing Terminal Kijing akan ditetapkan sebagai terminal utama arus impor dan ekspor kargo, khususnya di wilayah Kalimantan Barat, ”lanjut Zulkarnain .

Terminal Kijing yang merupakan bagian dari pengembangan Pelabuhan Pontianak. , Kapasitas dan luasnya telah dibatasi, menjadi pelabuhan berstandar internasional dan menjadi salah satu dari tujuh hub utama Indonesia.

Terminal Kijing ini merupakan proyek strategis nasional pertama di Indonesia yang harus diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo di Kalimantan Barat, yang kebetulan berada di Kabupaten Mempawah, Kabupaten Sungai Nasional. Jaraknya sekitar tiga jam perjalanan dari Kota Pontianak.

“Sebagai salah satu pelabuhan utama, Kiking Wharf akan menjadi pintu gerbang utama impor dan ekspor barang Kalimantan. Inilah peran yang dimainkan oleh bea cukai dalam melayani dan mengawasi kegiatan impor dan ekspor. Ia menyimpulkan bahwa pembangunan Kiking Wharf Penguatan sektor ekonomi perlu dipastikan, karena terminal tersebut akan menjadi pelabuhan modern terbesar di Kalimantan. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: