Articles

Operasi bea dan cukai Sriwijaya Net mencegah impor dan penyelundupan 24,5 ton bawang merah

Okt 29, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia saat ini tidak mengurangi bea cukai dan sinergi konsumen untuk melindungi perbatasan Indonesia dari barang ilegal dan berbahaya. Kepri, Belawan Customs, joint operation Pabean Sumatera Utara dan Bea Cukai Sri Lanka, bekerja sama memberantas penyelundupan bawang merah ilegal karena tidak dilindungi dokumen bea masuk yang sah. — Konon datangnya dari Penang, Malaysia. Sedikitnya 24,5 ton dikemas dalam kantong seberat 9 kg pada 2722. Petugas gabungan bea cukai dan pajak konsumsi berada di Kabupaten Tamiang Aceh pada 20 Mei (Rabu). Perairan Ujung Tamiang berhasil dilindungi. Nilai total kucai Isnu Irwantoro. Muatan KM Rajawali GT 15 diperkirakan mencapai Rp 752.000.000, yang dapat merugikan sektor keuangan sebesar Rp 263.000.000. Pajak Konsumsi Pajak Konsumsi BC 3.0004 Rabu lalu (20/5). Tim Bea Cukai Kanwil Aceh menginformasikan bahwa ada kapal kayu yang diincar membawa kargo ilegal dari Penang, Malaysia. Provinsi Aceh Timur terus mencari kapal sasaran. Hingga Rabu (20/05) terakhir pukul 21.00 WIB, Tim Pokja Kapal Patroli BC 30004 yang terdiri dari petugas bea dan cukai Kanwil Khusus Kepri dan Bea Cukai Kanwil Aceh, di Tamiang Aceh. Kapal target ditemui di perairan Ujung Tamiang. Setelah melakukan pendekatan, ternyata tidak ada awak kapal di kapal sasaran yang bernama KM Rajawali. Kemudian keenam anggota kelompok kerja tersebut melakukan pengecekan KM Rajawali, namun tidak ditemukan dokumen bea cukai. Setelah memastikan keamanan KM Rajawali, gugus satgas menggeledah area sekitar lokasi ditemukannya kapal untuk mencari awak kapal yang kabur, namun selama satu jam pencarian, tidak ditemukan awak KM Rajawali. Diduga awak KM Rajawali bergerak dengan bantuan pilot boat (kapal oskadon) yang telah disiapkan sebelumnya. Hasil pemeriksaan dan pencacahan yang dilakukan oleh petugas Pabean Belawan menunjukkan bahwa KM Rajawali provinsi (KM Rajawali) terdapat 24,5 ton bawang merah, dikemas dalam 2.722 karung, bawang merah @ 9 kg, dan tidak ditemukan adanya obat narkotika, psikotropika dan prekursor. Selain itu, dokumen tersebut akan diserahterimakan ke Pabean Aceh untuk diteliti dan diproses lebih lanjut.

Sanksi hukum bagi pelaku tindak pidana penyelundupan barang impor diatur dalam Pasal 102 (a). Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 Republik Indonesia terkait dengan amandemen Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995, ‚ÄúSetiap orang yang mengangkut barang impor yang tidak tercantum dalam deklarasi akan diselundupkan ke bagian impor dan dihukum paling sedikit satu tahun penjara dan paling tinggi Hukumannya 10 tahun dan denda minimal Rp50.000.000. Batas maksimal Rp5 miliar. “

— Melalui sanksi hukum ini diharapkan pelaku perdagangan dan masyarakat tidak menyelundupkan, menjual, mendistribusikan dan / atau membeli barang selundupan sebagai bentuk partisipasi warga untuk melindungi petani. Bawang merah melindungi manusia dan lingkungan dari penyakit yang diakibatkan oleh impor tanaman dan tumbuhan serta produk turunannya, serta peningkatan daya saing industri nasional dan kenaikan pajak bea masuk dan perpajakan nasional. –Hal ini sesuai dengan fungsi bea cukai dan pajak konsumsi sebagai pelindung masyarakat, promotor perdagangan, pendamping industri dan pemungut pajak.Kai melakukannya lebih baik. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: