Articles

Hasil survei kepuasan masyarakat UGM tahun 2019 menunjukkan bahwa pelayanan kepabeanan sangat baik

Okt 30, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Kepabeanan telah merilis hasil Survei Kepuasan Pengguna Jasa (SKPJ) 2019 secara independen yang dilakukan oleh Departemen Kepatuhan Internal dan Survei Kepuasan Pengguna (SKPL) Departemen Jasa Keuangan 2019 yang dipimpin oleh Universitas Gajada Mada. –SKPJ dan pengguna bea cukai telah melaksanakan pelayanan di 3 biro, 20 kantor wilayah, 3 biro pelayanan utama, 104 biro supervisi dan pelayanan, dan 3 pusat laboratorium kepabeanan di markas pabean.Tingkat kepuasan mengalami peningkatan sebesar 4,21 dibanding tahun sebelumnya. 4.02 .

Agus Hermawan, Direktur Kepatuhan Internal, juga meneruskan hasil SKPL Kementerian Keuangan. Sebagai referensi, Agus mengumumkan bahwa Bea Cukai telah berkinerja baik sebagai penyedia layanan dan PNS pada tahun 2019, dengan indeks kepuasan keseluruhan 4,61 inci. ——Di enam negara besar, pemeriksaan bea cukai dilakukan di Batam, Medan, Jakarta, Surabaya, Makassar dan Balikpapan.

Bersamaan dengan itu dilakukan investigasi terhadap hal-hal yang terkait dengan pelayanan penyelesaian impor komoditas (MITA), pelayanan pemesanan pajak konsumsi, pelayanan dokumen impor dan pemberitahuan zona perdagangan bebas bea, serta 11 aspek pelayanan yang diatur dalam UU Kepegawaian. Termasuk akses terbuka / mudah ke informasi, informasi layanan, kepatuhan terhadap prosedur dengan pengaturan yang ditentukan, sikap karyawan, kemampuan dan keterampilan karyawan, lingkungan pendukung, akses ke layanan, penggunaan layanan di muka, pembayaran biaya sesuai dengan aturan / ketentuan yang ditetapkan, pelanggaran sanksi / denda layanan Persyaratan dan keamanan lingkungan dan layanan.

Argus mencontohkan, “Pelaksanaan survei kepuasan masyarakat juga mencerminkan amanat Undang-Undang Nomor 25 tentang Pelayanan Publik Tahun 2009. Hasilnya harus memberikan wawasan untuk mengukur derajat peningkatan kepuasan pengguna jasa, dan Meningkatkan kinerja pelayanan publik.

Sejak reformasi birokrasi di bawah Kementerian Keuangan tahun 2007, Bea Cukai telah menggunakan Balanced Scorecard (BSC) untuk evaluasi kinerja. Evaluasi kinerja dengan BSC baik untuk reformasi birokrasi dan Tata kelola perusahaan sangat penting ..

Namun demikian, masih diperlukan penggunaan jasa bea cukai dan pajak konsumsi untuk menilai dampak yang sebenarnya bagi masyarakat, pada akhirnya kepuasan pengguna jasa terhadap jasa kepabeanan dan barang konsumsi akan menjadi tolak ukur untuk mengukur kekurangan dan perbaikan yang berkelanjutan. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: