Articles

Bea Cukai Kalbagtim dan BNNP di Provinsi Kalimantan Timur gagal mendistribusikan sabu dan ekstasi

Okt 31, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Sinergi antara Bea Cukai Kaltim dengan Bea Cukai Ghanabaru Utara dan Badan Narkotika Nasional (BNNP) Kaltim berhasil menemukan jaringan peredaran narkoba antar pulau seberat 2 kg obat sabu Dan 1.000 pil ekstasi. — Direktur Bea dan Cukai Daerah Kalbagtim Rusman Hadi mengungkapkan bahwa dirinya juga berkoordinasi dengan BNNP Riau dan bekerja sama dengan Pangkalan TNI AU dan Bandara Syafir Kasim II AVSEC Sudan. Ia mengatakan: “Jasa pengiriman barang dari Pekanbaru di Provinsi Riau ke Balikpapan di Kalimantan Timur memberikan ekstasi 1g dan 1000g. Hal itu bisa terungkap di Pekanbaru. Untuk memutus rantai peredaran narkotika secara tuntas, BNNP Karti Tim gabungan Mu dengan bea cukai dan pajak konsumsi berhasil merekrut dua orang berinisial HN dan GN yang tergabung dalam jaringan penerima. Sebuah kotak berisi 10 buah kaleng frosted plastik. Setelah digeledah, petugas menemukan 8 paket narkotika sabu seberat 2.250 g / bruto, dan 4 paket 1.000 narkotika tidak berpengalaman seberat 500 gram. Rusman menambahkan sebagai kediaman FH, saat ini sedang mengejar tim gabungan dan telah ditugaskan Pemilik Angkutan Narkoba dalam Daftar Pencari (DPO).

20 poin. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, Pasal 114 (1), 112 (1), dan 132 (1) Diantaranya, ancaman narkotika yang diancam hukuman minimal penjara seumur hidup / hukuman mati dan hukuman maksimal 5 tahun.

‚ÄúPandemi Covid-19 tidak menghalangi adat untuk terus beroperasi sebagai pelindung masyarakat dengan tetap menerapkan perjanjian kesehatan. Operasi dan pengawasan ini akan terus melindungi masyarakat Indonesia dari pengaruh narkoba. “(*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: