Articles

Bea Cukai Madiun mengunjungi empat instansi untuk membahas kinerja dan pengawasan

Nov 01, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Madiun mengadakan pertemuan dengan Bupati Madiun, Bupati Pacitan, Kepala Kejaksaan Negeri dan Kapolres Pacitan untuk bersinergi mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat pengawasan di kedua daerah tersebut. Iwan Hermawan, Kepala Kantor Bea Cukai Madiun, mengungkapkan peningkatan efisiensi pelayanan dan pengawasan mutlak diperlukan, dan sinergi antara lembaga dan pemerintah daerah sangat penting.

Cukai Bea Cukai Madiun mendatangi Ahmad Dawami, Bupati Madiun, dan langsung melakukan pembahasan mendalam terkait tugas dan tanggung jawabnya. Ivan mengatakan: “Beberapa hal tersebut kami jelaskan, yaitu memberikan bantuan kepada industri yang berorientasi ekspor dan melakukan tindakan pemberantasan rokok ilegal.” -Ahmad Dawami dengan memaparkan produk perkebunan yang dapat diekspor Potensi (termasuk orangutan, kopi dan coklat) merespon positif pertanyaan ini. Selain itu, Bupati Madiun menjelaskan, meski terjadi pandemi, produksi Porang sangat bisa diekspor dan tidak terpengaruh oleh permintaan. “Kesehatan masyarakat bisa diberikan melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan pembangunan daerah,” kata Ahmed. .

Tak hanya bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Madiun, Bea Cukai Madiun juga menjalin kerja sama dengan daerah di bawah pengawasannya. Pada Senin (06/08), Bea Cukai Madiun mengunjungi Bupati Passetham di Indato. Kunjungan tersebut juga bertujuan untuk membahas peran dan tanggung jawab pajak bea cukai dan konsumsi serta potensi ekonomi Kabupaten Passitan. -Indarto mengatakan dana bagi hasil cukai tembakau yang diterima Kabupaten Pacitan berdampak signifikan terhadap pendanaan pembangunan dan pengabdian kepada masyarakat. Menurut Indarto, Wakil Bupati Pacitan Yudi Sumbogo mengatakan: “Selama ini Pacitan memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, namun masih perlu pembinaan lebih lanjut. Biro GST dan GST juga mengunjungi Kejaksaan Negeri Pacitan dan Polda Pacitan. Dalam kunjungan tersebut. , Ivan bercerita kepada Kajari tentang peredaran pabrik tembakau Pacitan dan kegiatan pengawasan yang dilakukan oleh Bea Cukai Madiun di Pacitan .- “Pabean Madiun juga bekerja sama dengan Disperindag di kawasan Madiun Raya dengan menggunakan aplikasi pelaporan. Rokok ilegal memudahkan pemerintah daerah melaporkan penemuan rokok ilegal. Semoga ini juga bisa diterapkan di Kabupaten Pacitan. Tidak hanya itu, Bea Cukai Madiun juga menginformasikan kepada Kajar peredaran rokok ilegal yang berhasil dilaksanakan di kawasan Madiun Raya (khususnya di Pacitan). Noer Adi, Kepala Kejaksaan Negeri Pacitan, sangat memahami hal tersebut. Ia menyatakan, jika ada tindakan yang dilakukan di Kabupaten Pacitan ke depannya, pihaknya bersedia memberikan bantuan kepada Dinas Pengawasan Bea Cukai Madiun. Pacitan merupakan daerah sadar dan taat hukum.Kapolres Pacitan, AKBP Didik Hariyanto mengungkapkan bahwa kerjasama dan komunikasi dengan Bea Cukai Madiun akan terus dijalin. Kami siap membantu dan mendukung kegiatan pengawasan di kawasan Pacitan, khususnya potensi peredaran rokok ilegal. Kata Didick. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: