Articles

Bea Cukai Kalbagtim dan BNNP di Provinsi Kalimantan Timur gagal mendistribusikan sabu dan ekstasi

Nov 02, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Sinergi antara Bea Cukai Kaltim dengan Bea Cukai Ghanabaru Utara dan Badan Narkotika Nasional (BNNP) Kaltim berhasil menemukan jaringan peredaran narkoba antar pulau seberat 2 kg obat sabu Dan 1.000 pil ekstasi. — Direktur Bea dan Cukai Daerah Kalbagtim Rusman Hadi mengungkapkan bahwa dirinya juga berkoordinasi dengan BNNP Riau dan bekerja sama dengan Pangkalan TNI AU dan Bandara Syafir Kasim II AVSEC Sudan. Ia mengatakan: “Jasa pengiriman barang dari Pekanbaru di Provinsi Riau ke Balikpapan di Kalimantan Timur memberikan ekstasi 1g dan 1000g. Hal itu bisa terungkap di Pekanbaru. Untuk memutus rantai peredaran narkotika secara tuntas, BNNP Karti Tim gabungan Mu dengan pihak Bea dan Cukai berhasil merekrut dua orang berinisial HN dan GN sebagai anggota jaringan penerima. Satu kotak berisi 10 buah kaleng plastik frosted. Setelah digeledah, petugas menemukan 8 kantong yang sedang ditimbang. Narkotika sabu 2.250 gram / bruto, dan narkotika hijau 4 bungkus 500 gram. Rusman menambahkan, sebagai kediaman FH, saat ini sedang memburu tim gabungan dan sudah masuk dalam daftar buronan (DPO). ) Pemilik angkutan narkoba.

20 poin. Pasal 114 (1) dan 112 (1) dan 132 (1) Undang-Undang Dasar Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika Vonis minimal yang dijatuhkan adalah penjara seumur hidup / hukuman mati.

“Pandemi Covid-19 tidak menghalangi adat untuk terus beroperasi sebagai pelindung masyarakat dengan tetap menerapkan perjanjian kesehatan. Operasi dan pengawasan ini akan terus melindungi masyarakat Indonesia dari pengaruh narkoba. “(*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: