Articles

Dengan melihat kemungkinan ekspor garmen, Menperin mengapresiasi kawasan berikat Breb

Nov 04, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka mengkaji implementasi kesepakatan sanitasi tersebut, Menteri Perindustrian Agus Gusmiwang Kartasasmita mengunjungi PT Daehan Global pada Jumat (29/5) lalu, yang merupakan salah satu kawasan berikat wilayah kerja adat Tegal yang terletak di Kabupaten Brebes. -Selama kunjungan, Agus menyampaikan beberapa pesan dan mengucapkan terima kasih kepada PT Daehan Global yang telah berpartisipasi dalam penyediaan APD dan masker medis selama perjuangan negara melawan wabah Covid. -19 .– Agus juga mengapresiasi upaya investasi yang dilakukan di tiga lokasi di PT Daehan, yakni Bogor, Sukabumi, dan Brebes. Investasi PT Daehan Global di Indonesia telah membantu meningkatkan kinerja industri tekstil dan pakaian jadi, dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 63,3 juta garmen, mempekerjakan 14.084 karyawan, dan memberikan kontribusi sebesar US $ 128,7 juta atau 17,7 juta garmen untuk ekspor. Ia mengatakan: “Dengan terus beroperasi, sektor industri dapat memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional, terutama dalam kondisi yang sulit saat ini.”

Guna memulihkan perekonomian yang terkena dampak wabah Covid-19, Argus mengungkapkan bahwa pemerintah, Pemerintah, termasuk bea cukai, memberikan kemudahan bagi industri dengan memberikan insentif pajak selama pandemi. -Agus dialihkan ke PT Daehan Global untuk terus menjaga dan meningkatkan implementasi protokol sanitasi di lingkungan kerjanya.

“Tujuannya agar kita semakin percaya bahwa ‘industri bisa berperan dalam mencegah penyakit Covid-19,” jelasnya. Dalam hal perpajakan, pemerintah juga memberikan insentif lainnya, antara lain penundaan pembayaran tenaga kerja bpj, pembelian gas bumi dari PGN dengan harga tetap $ 1 = 14.000 rp, pembebasan industri terkait dari listrik / subsidi dan pembebasan pajak impor industri terkait. bahan baku. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: