Articles

Dorong perkembangan industri, Pabean DIY Jawa Tengah tingkatkan izin fasilitas ekspor

Nov 11, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Guna mengembalikan industri dalam negeri ke masa normal baru, Laut China Tengah DIY Jawa kembali mengeluarkan izin Tujuan Impor Mudah (KITE) pada Kamis (9/7) untuk menghindari PT Sassy Global Indonesia (SGI).

— Amin Tri Sobri, Direktur Fasilitas Pabean Jawa DIY Tengah, mengatakan fasilitas KITE berbeda dengan instalasi di kawasan berikat (KB). Dia menjelaskan: “Perusahaan yang menerima layanan KB di pabrik akan diawasi oleh agen di tempat kami bukan KITE, jadi pengawasan sebenarnya lebih administratif,” jelasnya. Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan / atau Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) bahan baku yang diimpor untuk diolah, dirakit, dan dipasang untuk diekspor. Produk tersebut merupakan pakaian formal pria yang berlokasi di Kabupaten Karanganyar. Direktur perusahaan Syed Martheen Ahmed mengatakan dia ingin menggunakan alat ini untuk membantu arus kas perusahaan. “Pada 2021 nanti akan ada lebih banyak lini produksi yang berubah menjadi 6 lini produksi. Kami perkirakan akan ada peningkatan 15%, sehingga kapasitas produksi kami mencapai 1,15 juta unit per tahun, dan akan bertambah 100 karyawan,” ujarnya. Mengatakan. Amin berharap kedepannya perusahaan dapat memanfaatkan fasilitas tersebut secara maksimal dan bertanggung jawab dalam memenuhi kewajiban pelaporannya. Ia memerintahkan: “Karena semua ini akan memiliki konsekuensi di masa depan, diharapkan pengguna fasilitas ini dapat memperhatikan detail pemenuhan kewajiban penerima fasilitas pelepasan KITE.” “Pengembangan usaha yang berkelanjutan akan berdampak positif bagi perekonomian, seperti peningkatan investasi, Pertumbuhan ekspor, penyerapan tenaga kerja, dan aktivitas ekonomi di sekitar perusahaan, ”pungkas Amin. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: