Articles

Untuk menjalin sinergi, Bea dan Bea Cukai Balikpapan mengunjungi Walikota Balikpapan

Nov 11, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka memperkuat sinergi yang terjalin antara pihak bea cukai dan Pemkot Balikpapan dalam hal pelayanan dan pengawasan, Kepala Kantor Pabean Balikpapan, Firman Sane Hanafiah (Firman Sane Hanafiah) Rizal Effendi mengunjungi Wali Kota Balikpapan (5/6) Sejak wabah Covid-19, Firman mulai berdialog melalui berbagai fasilitas yang disediakan pihak bea cukai. Ia mengatakan: “Bea Cukai Balikpapan telah mendorong impor alat kesehatan terkait Covid-19 untuk mempercepat pengeluaran barang.” Selain itu, Fillman juga menyatakan bahwa batubara masih menjadi penyumbang devisa terbesar di Balikpapan. Selain itu, dijelaskannya, Wilayah Pengawasan Bea Cukai Balikpapan tidak hanya mencakup Kota Balikpapan, tetapi juga mencapai Kecamatan Penajam Tanah Grogot, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kertanegara.

Selama pandemi Covid-19, pemerintah kota dapat mendorong aliran pajak bea cukai dan konsumsi selama masa dinas.

Kedua pemimpin juga membahas pendapatan dari departemen pajak. Hingga pertengahan tahun ini, Bea Cukai Balikpapan masih berusaha menyerap pendapatan dari dinas bea cukai. “Kami telah menetapkan target 550 miliar rupee, meskipun tampaknya sulit dipahami dalam pandemi ini, kami akan terus melakukan yang terbaik,” kata Firman.

“Pajak daerah terutama bersumber dari pajak hotel dan restoran. Rizal menanggapinya tidak lagi ditutup seperti kebanyakan perempuan. Di sisi lain, PNBP batubara dan DBH Migas juga mengalami penurunan,” imbuhnya. Jadi disimpulkan, menerima tahun ini sepertinya sulit — selain itu Rizal mengungkapkan persoalan yang lebih pelik. “Covid, Sekte dan Ekonomi. Ia mengatakan beberapa kebijakan yang ia tempuh masih memiliki sisi positif dan negatif, namun Rizal berharap masyarakat tidak hanya melihatnya dari satu sisi. Kebijakan penutupan jalan dilakukan karena masyarakat tidak akan keluar rumah. “Jika kemacetan lalu lintas disebabkan oleh penutupan jalan, berarti masyarakat akan lebih sedikit menerima tindakan disipliner dalam menghadapi seruan pemerintah untuk tinggal di rumah. Ia menjelaskan, tujuan akhirnya adalah menekan penyebaran Covid-19 di Kota Balikpapan.

Di akhir diskusi, Firman berharap sinergi antara pihak adat dan Pemkot Balikpapan terus berlanjut. “Kami Bea Cukai Balikpapan akan terus melakukan pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, kami sangat membutuhkan kerjasama antar instansi pemerintah agar kinerjanya bagus dan bergandengan tangan,” kata Firman. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: