Articles

“Jagung Putih 2020”, Bea Cukai dan Bareskrim Polri membeberkan peredaran gelap 200 kg narkoba

Des 01, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Kepolisian Republik Indonesia kembali bekerja sama untuk menghentikan penyelundupan narkoba ke wilayah Indonesia. Obat dalam kantong jagung. Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi dalam jumpa pers di Cikarang, Rabu, 29 Juli 2018.

Biro Penegakan Bea Cukai Cikarang Belitung, pejabat gabungan antara lain Biro Narkotika, Bareskrim POLRI, Biro Narkotika, dan POLDA Bangka, berhasil menemukan penyelundupan di jalur internasional dari Myanmar, Malaysia, Kepulauan Riau, dan Kepulauan Bangka Belitung Metamfetamin kristal model terbaru dirilis pada Jumat (24/07). ”Berdasarkan hasil penuntutan, 200 ditemukan di 423 karung jagung (20 ton) jagung dan di kendaraan bermotor yang dilengkapi dengan detektor logam. Kilogram obat sabu, obat ini digunakan untuk mendeteksi kantong sabu. Sabu kemasan kecil berisi 10 sentimeter potongan logam, “kata Helu. .

Heru juga menambahkan: “27 tangkapan ini merupakan hasil sinergi Bareskrim dengan adat yang hampir menyamai hasil tangkapan tahun 2019. Biasanya kami menangkap ikan di daerah hulu Aceh, tapi sekarang jalur tengah Selain itu, ini adalah model baru yang akan menjadi patokan masa depan kita. Selain itu, mereka juga akan mendapatkan keuntungan dari lautan kita yang luas. Tapi kita akan selalu waspada. Ada 4 tersangka dalam kasus ini, berinisial mereka Itu adalah SC, dan R adalah alias S, dan A dan Y adalah alias D. Kegiatan ini melanggar Pasal 114 KUHP Amerika Serikat. Peraturan tentang obat-obatan narkotika pada 35 Maret 2009 dapat dihukum dengan penjara seumur hidup, hingga hukuman mati , Denda minimal Rp1.000.000.000 dan maksimum Rp10.000.000.000 ditambah sepertiga.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: