Articles

“Jagung Putih 2020”, Bareskrim Polri membeberkan 200 kg peredaran narkoba ilegal

Des 04, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Kepolisian Republik Indonesia kembali bekerja sama untuk menghentikan penyelundupan narkoba ke wilayah Indonesia. Obat dalam kantong jagung. Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi dalam jumpa pers di Cikarang, Rabu, 29 Juli 2018.

Biro Penegakan Bea Cukai Cikarang Belitung, pejabat gabungan antara lain Biro Narkotika, Bareskrim POLRI, Biro Narkotika, POLDA Bangka, berhasil menemukan penyelundupan di jalur internasional dari Myanmar, Malaysia, Kepulauan Riau, dan Kepulauan Bangka Belitung Metode terbaru kristalisasi sabu dan berhasil memajangnya di gudang Cikarang pada hari Jumat).

“Menurut hasil penuntutan, di 423 karung jagung (20 ton) jagung dan di detektor logam Ditemukan 200 kilogram narkoba sabu di dalam kendaraan bermotor. Obat ini digunakan untuk mendeteksi kantong sabu. Sabu dalam kemasan kecil berisi 10 cm potongan logam, ”kata Helu. .

Heru juga menambahkan: “27 tangkapan ini merupakan hasil sinergi Bareskrim dan adat yang hampir setara dengan tangkapan tahun 2019. Biasanya kita masuk ke Aceh dari hulu, tapi sekarang selain itu, ini Ini adalah model baru yang akan menjadi acuan kita kedepannya, selain itu mereka juga akan mendapatkan keuntungan dari lautan kita yang luas, namun kita akan selalu waspada, dalam hal ini inisial 4 orang adalah SC, R alias S, A adalah Y, dan Y adalah alias D. Kegiatan tersebut melanggar Pasal 114 Perpres 35 Tahun 2009, yang melibatkan narkoba yang bisa dijatuhi hukuman seumur hidup dan hukuman mati dengan denda minimal Rp1.000.000.000. Rupiah ditambah sepertiga.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: