Articles

Virus korona memengaruhi ekonomi negara, Sri Mulliani: Anggaran nasional perlu dilonggarkan

Jul 13, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Bea cukai dan pajak konsumsi di Sumatera Timur dan Sumatera Selatan Pejabat Departemen Keuangan mengadakan rapat kerja pada hari Jumat (28/02) pada hari Jumat, 2020 untuk mempercepat dan mendistribusikan dana pedesaan. Lobi Menteri Keuangan Param (GAME).

Sri Mulyani, Menteri Keuangan, menjelaskan keadaan ekonomi Indonesia di negara-negara G20 dalam pidatonya. Dia menjelaskan: “Sejauh menyangkut negara-negara G20, pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam kategori komoditas masih lebih tinggi dari 5,2%, dan Indonesia adalah ekonomi 20 terbesar kedua di dunia.” Hanya berpartisipasi dalam G-20 di Riyadh (G-20) Sri Mulyani pada konferensi tersebut menyebarkan virus korona (COVID-19) yang telah menjadi pandemi global. Manajemen keuangan dan ekonomi negara akan terus berkembang secara dinamis dan akan Ada kekacauan besar.

Krisis ekonomi global terjadi, yaitu karena penyebaran virus Corona (COVID-19), kunjungan ditutup, Sri Mulyani menambahkan bahwa perlu untuk merumuskan alat (kebijakan fiskal) yang akan digunakan ketika ekonomi anggaran nasional membutuhkannya.

“Dia berkata,” Anggaran nasional harus fleksibel sesuai dengan kondisi ekonomi dan tantangan tujuan pembangunan. Tujuan ini harus dicapai sehingga anggaran nasional harus solid dan dapat diandalkan. -Dengan melemahnya ekonomi dunia, Kementerian Keuangan menyetujui anggaran nasional sebesar Rs 3.000 crore dengan merumuskan serangkaian kebijakan pariwisata, membebaskan hotel dan restoran di berbagai daerah selama 6 bulan, dan menarik minat dalam pariwisata domestik. Ia berharap: ” Saya meminta kepala kementerian keuangan daerah untuk membujuk pemerintah daerah dan provinsi agar situasi ekonomi Indonesia tetap stabil. “(*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: