Articles

Lindungi industri dalam negeri dan bea cukai, hilangkan semua jenis barang ilegal

Jul 14, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai terus mengambil berbagai tindakan dan menghancurkan berbagai barang ilegal dengan status “Negara” (BMN) sambil menjalankan fungsinya melindungi publik dan industri negara.

Pada hari Kamis, 2 Juli, di halaman kantor bea cukai Soekarno-Hatta, bea cukai menghancurkan 1.443 botol alkohol (MMEA), 27.600 rokok dan 9.600 gram minuman tembakau olahan.

Finari Manan, kepala Kantor Pabean Soekarno Hatta, mengatakan bahwa sejak 2019, minuman beralkohol dari berbagai negara telah menjadi hasil dari aplikasi di terminal internasional dan terminal kargo Bandara Soetta.

“Ini adalah hasil status kami yang diperoleh dari Oktober 2019 hingga Juni 2020 melalui mekanisme penjadwalan bagasi dan penumpang. Di terminal, kandungan alkohol penumpang yang kami kumpulkan melebihi batas atas yang diizinkan,” Finari berkata.

Milas dan rokok dari berbagai merek yang dituangkan ke dalam tong dihancurkan. Kemudian campur dengan cairan pembersih lantai dan buang ke saluran pembuangan.

Finari menjelaskan bahwa terkait pengaturan bagasi, penumpang asing hanya diperbolehkan membawa satu liter alkohol dari luar negeri. Dia menjelaskan: “Jika disita lebih dari satu liter kargo dihancurkan di depan pemilik kapal atau penumpang.” Selain BMN, bea cukai juga menghancurkan kargo yang tidak terkendali (BTD) dan muatan yang dikendalikan nasional (BDN). ). Dengan bantuan kantor karantina, polisi dan BPOM, Laut Tanjung Perak dihancurkan pada Rabu (24/6) karena hasil tangkapan tidak memenuhi peraturan otoritas yang berwenang. Aris Sudarminto, kepala Bea Cukai Perak, mengungkapkan bahwa sebagian besar barang dilarang dan impor dibatasi oleh petugas bea cukai Tanjung Bea Cukai (Tanjung).

“Beberapa dari mereka adalah produk kebun, termasuk buah-buahan dan sayuran, rokok, alkohol, senjata api, mainan, barang bekas dan barang lainnya yang berdiri,” kata Aris.

Dulu Sabtu (20/6). Bea Cukai dan Polisi Bangladesh juga menghancurkan barang-barang berbahaya yang dimaksudkan untuk dikonsumsi dalam bentuk obat-obatan narkotika. Di halaman kantor polisi Bengkalis, total 13,5 kg ganja kering yang dikemas dalam 14 paket dihancurkan. Kesimpulan dari Tn. Muriya pada hari Sabtu di perairan Bangladesh: “Pengungkapan obat-obatan adalah bukti nyata dari sinergi sejauh ini. Kami akan terus membangun hubungan yang baik dan mengoordinasikan upaya-upaya untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, terutama selama kabupaten Bangladesh.” ( *)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: