Articles

Dalam pandemi COVID-19, bea cukai dan pajak konsumsi masih mengeluarkan izin pabean

Jul 16, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Dalam pandemi Virus Korona Indonesia 2019 (Covid-19), Bea Cukai terus berupaya menyediakan layanan berkualitas tanpa mengurangi kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit ini. – Mendukung kegiatan ekspor nasional Pada hari Selasa (Selasa 21/04), Bea Cukai Jakarta telah menyetujui dua fasilitas berlisensi, yaitu Fasilitas Ekspor Produk Impor (KITE) PT Surya Mandiri Tekstilbuana dan Fasilitas Pusat Logistik Logistik (PLB) di PT. DHL Global Forwarding Indonesia. Sementara menerapkan aturan jarak fisik dan perjanjian Covid-19, hanya diperlukan satu jam untuk mengeluarkan lisensi instalasi setelah profil perusahaan diungkapkan.

Decy Arifinsjah, kepala Kantor Pabean Daerah Jakarta, mengungkapkan bahwa dengan bantuan fasilitas KITE dan PLB, perusahaan akan memperoleh berbagai fasilitas yang mendukung proses bisnisnya. Decy mengatakan: “Keuntungan memasang KITE adalah bahwa pajak impor dapat dengan mudah dikembalikan dalam bentuk tarif impor, yang dapat mengurangi arus kas perusahaan, sehingga meningkatkan daya saing, investasi, dan ekspor nasional perusahaan.” – “Untuk bus umum, Bisnis akan mendapat manfaat dari beberapa keuntungan, seperti menghemat biaya sewa gudang, mengurangi biaya transportasi, dan mempercepat pelepasan barang pelabuhan. Meningkatkan arus kas perusahaan karena keterlambatan pembayaran bea impor dan pajak barang impor (PDRI), “Tambah Decy . —— PT Surya Mandiri Tekstilbuana adalah perusahaan yang bergerak dalam produksi tekstil, terutama kain rajutan dan pakaian seragam. Selain itu, di negara pandemi Covid ke-19, perusahaan juga memproduksi alat pelindung diri (

PPT) untuk tenaga medis. Setidaknya PT Surya Mandiri Tekstilbuana dapat memproduksi 50.000 pakaian per bulan dan mengekspor ke luar negeri. e, PT DHL Global Forwarding Indonesia adalah perusahaan logistik.

Perusahaan saat ini memiliki 10 cabang di Indonesia. Selain itu, perusahaan memiliki sertifikat ISO 14001: 2015 dan operator ekonomi yang disetujui (AEO). Decy mengatakan: “Fasilitas kepabeanan adalah investasi publik di masyarakat. Kami berharap perusahaan dapat memberikan hasil terbaik dalam bentuk pertumbuhan ekonomi di Indonesia.” Tidak hanya Administrasi Kepabeanan Daerah Jakarta yang mengeluarkan lisensi instalasi untuk perusahaan, tetapi Riau Bea cukai daerah juga memberikan PT Sumber Mutiara Indah pemasangan gudang berikat pada Jumat (24/04).

“Kami telah menyetujui pemasangan melalui panggilan konferensi. Bahkan jika Covid-19 terpengaruh, kami masih perlu terus memastikan bahwa tarif terus beroperasi secara normal,” kata Ronny Rosfyandi, direktur Kantor Pabean Daerah Rione.

PT Sumber Mutiara Indah Pratama adalah pabrik gula. Dengan pendirian gudang, ia harus dapat membantu proses produksi untuk meningkatkan ekonomi dan menyerap tenaga kerja untuk wilayah Riau.

Namun, tidak ada kendala yang ditemui, dan pemeriksaan dokumen dan lokasi pabrik selalu dilakukan seperti biasa, agar tidak mengurangi layanan bea cukai, “simpul Ronnie. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: