Articles

Tindakan yang diambil dengan lembaga pemerintah tentang respons pabean dalam memproses distribusi Covid-19

Jul 17, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Dengan mengakui upaya pemerintah untuk mencegah dan menyebarkan virus korona, pajak bea cukai dan konsumsi di berbagai wilayah Indonesia dan lembaga lainnya telah berkoordinasi untuk mengembangkan berbagai kebijakan pandemi.

Mulai dari Beauke Merauke, Rabu (18/3) mengadakan pertemuan dengan Bandara Mopah, TNI, Imigrasi, Karantina, Maskapai Penerbangan dan otoritas Rumah Sakit Regional Merak. Nazwar, kepala kantor bea cukai Merauke, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pertemuan tersebut, sebuah tim telah dibentuk untuk menangani Covid-19.

“” Kami melakukan simulasi pada penerapan pemrosesan Covid-19 di Bandara Mopah, seperti menyediakan pemindai termal untuk mendeteksi suhu tubuh dan mengeluarkan peringatan kesehatan kartu (HAC) sebagai rekomendasi. Nazwar mengatakan: “Ini adalah media untuk penumpang dan pramugari.” Kemudian, untuk memprediksi penyebaran virus di Mellauk, terutama di daerah perbatasan, pemerintah telah membentuk tim bea cukai, imigrasi, karantina dan keamanan bersama, sementara ditutup Masuk dan tinggalkan perbatasan Sota Merauke (PLBN).

Menurut Nazwar, kepala Administrasi Umum Kepabeanan, Mr. Anshar juga mengatakan bahwa partainya juga melakukan berbagai upaya untuk mengelola Covid. -19 tahun bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara. Dia mengatakan: “Beberapa kebijakan yang dirumuskan termasuk penerbitan arahan WFH, penyediaan 2 rumah sakit rujukan Covid-19 dan 11 stasiun kesehatan, yang membatasi aliran orang ke Maluku dan menyaring imigran.” Minggu (22/8) 03), Bea Cukai Tanjungpinang dan Administrasi Umum Bea Cukai membantu memastikan kedatangan gugus tugas untuk mengumpulkan obat-obatan dan persediaan medis untuk mencegah penyebaran virus Corona dan mempercepat pengiriman peralatan medis di apron barat Pangkalan Angkatan Udara Raden Sadjad Natuna. Selain itu, pada Selasa (24/3), kantor pajak bea cukai dan konsumsi daerah di Sulawesi selatan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi di Sulawesi Selatan untuk memenuhi permintaan masyarakat akan produk penyedap manual dalam respons positif. Pertumbuhan. Menurut kebijakan kepala kantor bea cukai regional di Parjiya Sulbagsel, kantornya segera turun tangan dan memberi tahu PT Basis Indah Ethanol Company untuk dapat menyediakan produk tambahan untuk mencapai 4.000 liter etanol.

“Selain itu, produk tambahan yang dibawa ke Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan dan Sekolah Farmasi Universitas Hassanuddin harus segera diproses sesuai dengan namanya, yaitu desinfektan manual,” kata Pargia. -Koordinasi dan sinergi ini sangat diperlukan dan akan terus menjadi upaya untuk menanggapi epidemi dengan cepat. Pagia menyimpulkan: “Saya berharap epidemi ini dapat berlalu dengan cepat dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang semua lapisan masyarakat, sehingga kita dapat selalu tetap cerdas dan bekerja sama dalam menghadapi rintangan.” (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: