Articles

Bea Cukai Jawa Tengah meningkatkan personil pengontrol obat

Jul 18, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Untuk mencegah pemberantasan narkoba, pegawai bea cukai, terutama yang berada di departemen Operasi dan Investigasi (P2), didesak untuk terus memperbarui dan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka terkait pengembangan kejahatan terkait narkoba. Salah satunya adalah untuk berpartisipasi dalam pelatihan pemberantasan narkoba atau kegiatan peningkatan kesadaran dan kemudian bekerja online (03/06) pada hari Rabu di kantor bea cukai pusat regional di Jawa (Canville).

Peran bea cukai dalam konteks pemberantasan sosialisasi perdagangan obat-obatan terlarang diikuti oleh 700 karyawan bea cukai di seluruh Indonesia, yang bertujuan untuk membuat semua karyawan bea cukai memahami peran bea cukai dalam memerangi narkoba, yang merupakan tugas yang melekat. Perlindungan masyarakat memainkan peran penting.

Dalam proses sosialisasi, kepala bea cukai internasional dan antarlembaga R. Syarif Hidayat menyebarkan informasi tentang narkoba di Indonesia. “Menurut Presiden Indonesia, Indonesia saat ini dalam keadaan darurat narkoba. Kita semua tahu bahwa narkoba atau narkotika adalah barang selundupan, dan sebagai pejabat bea cukai, kita memiliki salah satu fungsi menjadi pelindung masyarakat, dengan kata lain, kita bertanggung jawab Mengawasi dan mencegah narkoba memasuki Indonesia. Demikian pula, Tery Zakiar Muslim, direktur Administrasi Narkotika dan Bea Cukai menjelaskan bahwa peran dan strategi bea cukai dalam menghilangkan peredaran gelap narkoba telah menjadi sosial. Akar penyebabnya. Permintaannya kuat. Saat ini, pasokan obat terbesar yang beredar di Indonesia berasal dari Cina dan Malaysia, yang sebagian besar masuk ke Indonesia melalui laut.

“Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pasokan dan permintaan obat-obatan ini mungkin tinggi, alasan pertama adalah bahwa Dampak dari komunitas-beberapa komunitas di komunitas dan zat adiktif yang terkandung dalam narkotika itu sendiri.Kedua, karena keuntungan, harga obat-obatan narkotika asing adalah sekitar 500.000 per gram, bahkan di Cina. Dia tahu bahwa harga per gram hanya puluhan ribu, dan harga obat-obatan narkotika yang dijual di Indonesia adalah 1,5 juta rupee per gram, yang mempengaruhi alasan mengapa banyak pemasok menyelundupkan narkoba di Indonesia, “jelas Terry. Untuk menghilangkan perdagangan narkoba ilegal, Bea Cukai telah mengembangkan strategi, termasuk strategi yang dilakukan melalui operasi BERSINAR (Aksi Narkoba Bersamaan).

“Salah satu strategi bea cukai untuk menghilangkan peredaran. Narkoba ilegal ini ada di Operation Shine”. Strateginya adalah melacak Internet. Tidak hanya surat akan dihentikan, tetapi juga serikat pekerja dan partai politik yang paling diuntungkan dari kegiatan ini. Dalam penghapusan obat-obatan ini, Bea Cukai juga bekerja sama dengan personel penegak hukum lainnya, seperti Administrasi Narkotika Nasional, Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Nasional, Pollard, dll. “, tambahnya. Lindungi masyarakat Indonesia dari perdagangan narkoba ilegal, sehingga di masa depan, mereka akan dapat bekerja sama untuk menghilangkan narkoba antara markas pabean, kantor regional dan kantor layanan. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: