Articles

Pandemi tidak menghentikan kebiasaan Zona Industri Tembakau Madura

Jul 18, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM, PAMEKASAN-Covid-19 pandemi tampaknya tidak menghalangi Bea Cukai Madura dan empat pemerintah kabupaten Madura meluncurkan pertemuan terbatas untuk merilis Kawasan Industri Tembakau (KIHT) di Bea Cukai Madura, Rabu (17 / 06/2020) kamar.

Tentu saja, kegiatan ini dilakukan dengan menyesuaikan perjanjian kesehatan yang ditentukan oleh pemerintah.

“Terima kasih atas pertemuan ini, kami telah bekerja sama dengan empat pemerintah Madura dan telah mulai membuat konsep Kiev di Madura. Harus meremajakan, ini akan membantu industri kecil dan menengah (IKM) Berbisnis. Pemerintah Pamekasan, Sumenep, Sampang dan Bangkalan semuanya merespons secara positif, Madura juga berharap untuk maju. Ketua Dewan Bea dan Cukai Madura, Rahmanta Saleh, memimpin pertemuan tersebut. Konsep KIHT yang diusulkan oleh Bea Cukai telah dibahas.

Menurut Rahmanta, di Malaysia Beberapa daerah di mana Madura memiliki posisi strategis yang penting kemungkinan akan menjadi daerah yang potensial untuk industri tembakau Madura. Dana Bagi Hasil Pajak Konsumsi (DBHCHT) terhalang oleh pandemi Covid-19.- Pajak Konsumsi Alasan sosialisasi dan pemberantasan rokok ilegal adalah bahwa bentuk distribusi DBHCHT akan terus disesuaikan dengan menyesuaikan perjanjian kesehatan.-Dia mengatakan: “Kegiatan ini akan selalu dilakukan dan tidak akan rileks karena epidemi.

Dia menambahkan bahwa partainya juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam Komite Informasi Perintis. HT Madura. Para pelopor KIHT dapat menggunakan DBHCHT yang dikelola oleh pemerintah daerah. Akhirnya Dia juga menyebutkan pentingnya inovasi dan peningkatan sinergi kepabeanan dengan pemerintah daerah. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: