Articles

Bea Cukai memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19 di berbagai daerah

Jul 22, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Selama Pandemivirus Coronavirus 2019 (Covid-19), kebiasaan berbagai daerah terus menunjukkan semangat membantu dan berbagi. Menurut Syarif Hidayat, kepala bea cukai internasional dan antarlembaga, bantuan yang diberikan oleh bea cukai dan cukai di berbagai daerah hanya untuk mengurangi beban orang-orang yang terkena dampak epidemi. Syarif mengatakan: “Komunitas akan memberikan bantuan dasar yang diperlukan.”

Sabtu (18/4), Bea Cukai Ketapang memberikan beberapa kemasan makanan kepada masyarakat di distrik Kauman Ketapang. Shodikin mengatakan: “Layanan sosial ini adalah bentuk kepedulian terhadap Bea Cukai Ketapang pada awal pandemi Covid-19, terutama bagi penduduk daerah merah yang telah kehilangan banyak mata pencaharian.” .

Kabupaten Ketapang adalah salah satu daerah potensial rawan Covid-19. Beberapa kelurahan telah ditunjuk di beberapa daerah merah, salah satunya adalah desa Kauman. Belum lama ini, warga mengeluhkan dampak pandemi Covid-19, dan banyak penduduk Cowman terkena PHK (PHK) dan menolak permohonan.

Bea Cukai juga menunjukkan semangat yang sama berbagi negara Bellawang (15/4)), Bea Cukai Bellawang membagikan 100 paket makanan kepada masyarakat Jalan Medan di Bellawang.

“Makanan pokok disiapkan untuk mereka yang bergantung pada pendapatan harian mereka. Kami berharap sumbangan ini akan membantu mereka,” kata kepala Kantor Pabean Belawan. , Tri Utomo Hendro Wibowo.

Sementara itu, Bea Cukai Tanjung Pinang telah mendistribusikan 80 paket makanan pada hari Minggu (19/4) melalui Aliansi Komunitas Kristen. “Kegiatan bakti sosial ini dicapai dengan mendistribusikan hingga 80 paket makanan kepada warga Kota Tanjungpinang, terutama bagi warga yang masih harus bekerja di luar rumah mereka di bawah situasi penyebaran Covid-19, yaitu doormen, pekerja konstruksi, pengusaha dan Kepala kantor pabean tempat parkir mengatakan, Cukai Tanjungpinang, Mohamed Syahirul Alim., Senin (20/4), bekerja sama dengan Departemen Kepolisian Air dan Udara dari Departemen Kepolisian Daerah Sumatera Barat, tidak melupakan teluk pabean .- “Kami mengambil barang belanjaan dan Bentuk topeng dibagi dengan para nelayan di laut di perairan Sungai Penang dan dengan masyarakat Nagari Sungai Pinang, Coto XI Tarusan, Nagari Sungai Pinang di Kabupaten Persir Selatan “Ini untuk orang-orang yang terkena dampak penyebaran virus Covid-19 Kepedulian, ‚ÄĚkata kepala kantor bea cukai Bayur. Hilman Satria.

Selain memenuhi kebutuhan dasar, bea cukai juga menyumbangkan alkohol sebagai bahan untuk membuat ha dan desinfektan. Pada hari Kamis (16/4) Amamapare Bea Cukai Amamapare Bea Cukai menyumbangkan 96% alkohol cair kepada Tim Kontrol Koordinasi Mimika Covid-19 sebagai pembersih tangan dasar.

“Bantuan semacam ini sangat berarti bagi kami, dan kami sangat berterima kasih atas persediaan kami saat ini. Kantor Bea Cukai Amamapare berterima kasih kepada kami karena telah membantu kami menangani pandemi ini,” kata Reynolds, yang merupakan anggota kelompok kerja Mimika Covid-19. Juru bicara bertanggung jawab atas kontrol cepat kelompok kerja.

Selain itu, Amamapare Customs juga menyumbangkan alkohol cair ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat, rumah sakit rujukan di daerah Timika.

“Kami memberikan dua toples plastik untuk staf medis di rumah sakit. Ini mungkin terdengar sedikit, tetapi manfaat untuk kegiatan berkelanjutan dari staf medis banyak. Selain tangan mentah yang digunakan untuk desinfeksi, rumah sakit dapat Gunakan alkohol ini untuk kegiatan perawatan pasien yang aktif serta kegiatan yang dipantau, “kata Abdul Rahim, kepala petugas kepatuhan yang bertanggung jawab atas pekerjaan rumah. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: