Articles

Polisi bea cukai dan investigasi kriminal di Aceh menurunkan 119 kilogram sabu yang diselundupkan

Jul 22, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Sinergi Kepabeanan dan Biro Investigasi Kriminal Kepolisian Indonesia (Bareskrim Polri) sekali lagi menggagalkan penyelundupan narkoba ke Indonesia di perairan Krueng Peureulak, Aceh, Kamis, 21 Juni 2006. Selama operasi ini, personel berhasil menyelesaikan 119 kg obat berbasis metamfetamin yang diangkut oleh kapal kayu KM Teupin Jaya.

“Agen memperoleh informasi dari bea cukai Daerah Khusus Kepulauan Riau tentang dugaan keberadaan kendaraan bermotor untuk mengangkut obat-obatan di perairan Krueng Peureulak. Menurut informasi yang diperoleh, gugus tugas patroli maritim pada tahun 20002 SM sedang memantau daerah tersebut,” Syarif Mengatakan. Berjarak 17 kilometer dari Kuala Langsa ke arah Bayeux. Para petugas mengambil tindakan untuk menghentikan kapal. Setelah berhenti dan berhasil mengangkatnya ke darat, para kru memeriksa kapal. Syarif mengatakan: “Menurut hasil pemeriksaan, ia menemukan kargo dalam bentuk panci, dikemas dalam 119 paket dengan berat sekitar 1 kilogram.” – Sebagai langkah tindak lanjut untuk penangkapan, kapal, barang bukti dan tiga tersangka Bawa ke pabean Kuala Langsa untuk diperiksa dan dicari. Bea Cukai juga mengoordinasikan kegiatan dengan polisi investigasi kriminal untuk menyelidiki lebih lanjut dan menyelidiki kasus ini. Biro Investigasi Kriminal Kepolisian Nasional menyatakan bahwa kasus ini telah memasuki tahap pembentukan jaringan pengawasan, yang merupakan daftar orang-orang yang mencari polisi pada tahun 2014.

Implementasi bea cukai juga tidak terlepas dari kerja sama dan sinergi yang dibangun dengan Bareskrim. Polisi nasional, terutama biro kejahatan terkait narkoba. Kerjasama yang dikembangkan dalam tiga tahun terakhir telah difokuskan pada berbagi informasi, operasi bersama, dan investigasi bersama. Sinergi kedua lembaga ini merupakan langkah strategis untuk menghilangkan perdagangan narkoba ilegal di Indonesia agar memiliki dampak terbesar pada jaringan narkoba. Sinergi yang dihasilkan dari perang melawan narkoba, diikuti oleh pengungkapan jaringan narkoba, akan memberikan wawasan tentang peta risiko dan informasi yang akan digunakan kembali untuk mengembangkan langkah-langkah baru untuk memberantas dan memerangi patroli maritim. Bea Cukai-Kali ini, untuk barang selundupan, Bea Cukai telah meningkatkan jumlah kasus anti-narkoba sepanjang tahun 2020. Hingga Juni 2020, 331 kasus penyelundupan telah berhasil dihentikan. Tindakan ini merupakan wujud nyata komitmen pabean untuk melindungi rakyat Indonesia dari bahaya narkoba. Bea Cukai juga akan terus bekerja sama dengan personel penegak hukum lainnya untuk meningkatkan intensitas dan efektivitas pengawasan. Masyarakat juga dapat mendukung kegiatan ini dengan melaporkan penemuan segala kegiatan ilegal atau ilegal kepada pihak berwenang. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: