Articles

Bea Cukai Denpasar Mengontrol Buruh Migran Indonesia untuk Kembali ke ABK Royal Caribbean Cruise

Jul 22, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM – Pabean Denpasar membantu memantau kembalinya 904 pekerja migran Indonesia (PMI) yang menjadi anggota awak Royal Caribbean Cruises. Sebelumnya, kapal berlabuh dan turun di Pelabuhan Benoa dari Kamis hingga Minggu, 16 April. 19-19, 2020-Empat kapal pesiar milik Royal Caribbean Cruises kembali ke Indonesia sebagai “Ocean Voyager” pada 16 April 2020. Perjalanan Azamara pada 17 April 2020, “Kapal Laut” pada 18 April 2020 dan “Kapal Laut” pada 19 April 2020. Awak keempat kapal pesiar itu dikarantina di Indonesia selama lebih dari 14 hari sebelum tiba. — “Orang yang bertanggung jawab mengimplementasikan perjanjian pendaratan dan bea cukai, imigrasi, dan karantina (CIQ) ABK PMI, sambil mempertimbangkan prosedur operasi standar (SOP) untuk mencegah penyebaran COVID-19,” kata penanggung jawab. Kantor Kusuma Santi Wahyuningsih, kantor bea cukai Denpasar. Santi melanjutkan: “Untuk mengelola kedatangan empat kapal ini, tes cepat, PCR dan tenaga medis telah dilakukan; status persiapan pelabuhan Benoa dan fasilitas dan infrastrukturnya; persiapan metode transportasi; bea cukai dan Biro Imigrasi, Kesehatan dan Karantina, KSOP mengoordinasikan serangkaian kegiatan repatriasi ABK PMI, dan diisolasi dari dana klien. Biro Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Provinsi Bali, Pelindo dan pasukan keamanan TNI dan POLRI, Dia juga mengingatkan persiapan tugas dan memverifikasi penggunaan lengkap alat pelindung diri (APD). Pakaian Hazmat APD, sarung tangan, masker, kacamata, layar kaca dan sepatu khusus dalam bentuk, dia juga memeriksa petugas bea cukai yang langsung pergi ke bea cukai Layanan Status Kesehatan. “Bea Cukai Denpasar masih mematuhi komitmennya untuk menyediakan layanan integritas dan pengawasan, dan selalu mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja. Bea Cukai, lakukan lebih baik! “Dia berteriak. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: