Articles

Bea Cukai Tenbilahan berhasil menyita 16 juta rokok ilegal

Jul 23, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Tembilahan bekerja sama dengan Kantor Bea Cukai Daerah Riau untuk berhasil menyita 16,09 juta bungkus rokok ilegal dan 16,09 juta bungkus, yang menghasilkan potensi kerugian 756 miliar rupee. Penindasan terhadap rokok ilegal ini telah berhasil, berkat kerja sama dengan lembaga-lembaga lain, lembaga-lembaga ini adalah Departemen Kepolisian Inhil dan markas besar militer Distrik Inhil. Di daerah Sungai Dandan di Indragiri Hilir dan Kateman, penggunaan rokok tanpa pita kompensasi dikompensasi.

Rabu (15/7) menjelaskan bahwa Kepala Kepabeanan Tianbao Rahan Ari Wibawa Yusuf menjelaskan kejadian itu. Dimulai dengan informasi publik yang diperoleh oleh agen, area Sungai Dandan Besar digunakan sebagai titik masuk untuk rokok ilegal. Dia mengatakan: “Tim pengawasan akan memproses dan berbagi informasi dengan komunitas penegak hukum sekitar pukul 20:00 pada hari Sabtu, (11/7) dan meningkatkan kegiatan pengawasan,” diumumkan.

Setelah keselamatan penulis dipastikan, Ari melanjutkan, dan kemudian menyimpan bukti di tempat dengan salah satu penulis di kantor bea cukai Tembilahan untuk diperiksa.

“Kegiatan ini membuktikan keseriusan keputusan yang dibuat oleh bea cukai untuk mengurangi jumlah rokok ilegal untuk melindungi kepentingan nasional dan menciptakan suasana bisnis yang sehat dan adil bagi para pengusaha yang mengoperasikan bisnis sepenuhnya dengan aman.” Ini bukan hanya sebuah undang-undang Efektivitas, tetapi juga mempengaruhi optimalisasi pajak konsumsi untuk perpajakan nasional, sehingga membentuk anggaran yang dapat diandalkan bagi negara untuk menyediakan dana bagi pembangunan nasional, “jelas Ari.

Dia menambahkan bahwa pajak nasional dari rokok adalah anggaran nasional kita Menyumbang 25%, salah satunya digunakan untuk anggaran perawatan kesehatan, terutama dana BPJS, tetapi juga untuk pencegahan Covid-19.

“Kita tahu bahwa dalam fiskal 2019, pendapatan nasional dari industri barang-barang konsumsi mencapai 172,333 miliar Rupee, yang membantu meningkatkan infrastruktur, fasilitas medis, layanan pendidikan, dan pembangunan daerah, “transfer ke dana daerah dan pedesaan dalam anggaran nasional,” kata Ali.

Bea Cukai juga berharap bahwa masyarakat akan menyadari peran penting pajak konsumsi dalam mengurangi permintaan rokok ilegal. Dia menyimpulkan: “Selain itu, sinergi antara bea cukai dan petugas penegak hukum lainnya dapat dipertahankan dan ditingkatkan untuk mengurangi sirkulasi rokok ilegal di masyarakat.” (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: