Articles

Lindungi industri dalam negeri dan bea cukai, hilangkan semua jenis barang ilegal

Jul 23, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai akan terus mengambil berbagai langkah dan mengawasi perusakan berbagai barang ilegal berstatus milik negara (BMN) sambil melakukan fungsinya melindungi publik dan industri negara. — Pada hari Kamis, 2 Juli, Bea Cukai Soekarno-Hatta menghancurkan 1.443 botol alkohol (MMEA), 27.600 rokok dan 9.600 gram tembakau olahan di halaman Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta. — -Finari Manan, kepala Kantor Pabean Soekarno Hatta, mengatakan bahwa minuman beralkohol dari berbagai negara adalah hasil dari aplikasi di Terminal Internasional Bandara Soetta dan Terminal Kargo sejak tahun 2019.

“Ini adalah hasil dari posisi kami melalui mekanisme pengiriman bagasi dan penumpang dari Oktober 2019 hingga Juni 2020. Ketika kami tiba di terminal, kami mengumpulkan penumpang dengan minuman beralkohol, yang melebihi batas yang diijinkan,” Finari Mengatakan.

Tuangkan berbagai merek Miras dan rokok ke dalam tong dan hancurkan. Kemudian campur dengan pembersih lantai dan buang ke saluran pembuangan.

Finari menjelaskan bahwa karena peraturan bagasi, hanya penumpang dari luar negeri yang diizinkan membawa satu liter alkohol dari luar negeri. Dia mengatakan: “Jika lebih dari satu liter minyak disita di depan pemilik atau penumpang mobil, untuk penghancuran.” – Selain BMN, pajak bea cukai dan konsumsi juga menyatakan barang yang tidak dikontrol (BTD) dan barang yang dikendalikan negara (BDN). Dengan bantuan Biro Karantina, polisi dan BPOM, Laut Negara Tanjung Perak dihancurkan pada hari Rabu (24/6) karena tidak dapat menangkap ikan sesuai dengan peraturan otoritas yang berwenang. -Aris Sudarminto dari Departemen Umum Bea Cukai, kepala Negara Tanjong Perak, mengungkapkan bahwa sebagian besar barang tersebut adalah barang terlarang dan dibatasi oleh personel terbatas (lartas) dari Departemen Umum Bea Cukai Negara Tanjong Perak.

“Beberapa dari mereka adalah produk kebun, termasuk buah-buahan dan sayuran, rokok, alkohol, senjata api, mainan, barang bekas dan barang lainnya yang berdiri,” kata Aris.

Dulu Sabtu (20/6). Bea Cukai dan Polisi Bangladesh juga menghancurkan barang berbahaya yang dimaksudkan untuk dikonsumsi dalam bentuk obat-obatan narkotika. Di halaman kantor polisi Bengkalis, total 14 ikat 13,5 kg ganja kering dihancurkan.

Pangihutan Sinambela, kepala departemen kepatuhan dan konsultasi internal, mengatakan bahwa barang selundupan adalah hasil pengungkapan oleh tim gabungan yang terdiri dari Satres narkotika, Bea dan Cukai Bengkalis dan Sat Pol Bengkalis Water Pol. Mulia menyimpulkan: “Narkotika terbuka jelas menunjukkan sinergi yang ada sejauh ini. Kami akan terus membangun hubungan yang baik dan berkoordinasi untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, terutama di Bengal.” (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: