Articles

Bea Cukai berhenti menyelundupkan puluhan juta rokok ilegal di Aceh melalui Synergy

Jul 23, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Meskipun pandemi coronavirus 2019 (Covid-19) melanda dunia, ia belum melemahkan antusiasme bea cukai untuk pengawasan. Sebagai bagian dari operasi patroli terpadu dari jaringan Sriwijaya pada tahun 2020, Kantor Bea Cukai Daerah Kepulauan Riau, Kantor Bea Cukai Daerah Aceh, dan Fasilitas Operasi Bea Cukai Tanjong Bale Karimong menangkap KM Milenium dan 10 dua juta keping di perairan Peureula. Rokok ilegal. Agus Yulianto, kepala Kantor Pajak Pabean dan Konsumsi Daerah Khusus Kepulauan Riau, mengungkapkan urutan kronologis dari tindakan tersebut. Pada hari Minggu (12/04), Kantor Pabean Daerah Istimewa Kepulauan Riau menerima informasi dari Kantor Pabean Aceh tentang keberadaan kapal kayu ilegal. Memiliki karakteristik yang sama dengan informasi yang diterima sebelumnya. Setelah ditemukan oleh petugas, KM. Setelah seribu tahun tidak aktif, kapal bersandar ke kiri dalam kondisi lambung. Argus berkata: “Pada saat inspeksi, tidak ada yang ditemukan di kapal atau di dekat perairan.”

Untuk memeriksa, meneliti, menyelidiki dan memproses lebih lanjut fasilitas transportasi, para pejabat memperoleh 10,2 juta rokok ilegal senilai 10,35 miliar rupiah, yang dapat menyebabkan kerugian 11,34 miliar rupiah, yang diduga berasal dari kantor bea cukai Kuala Langsa Unit kapal kayu KM Millenium tonase impor ilegal GT 25 dari Thailand. Gambar tersebut termasuk Kantor Pabean Daerah Aceh, Kantor Pabean Lhokseumawe, Kantor Wilayah Pabean Khusus Kepulauan Riau, dan pangkalan fasilitas bisnis Tanjung Balai Karimun bekerja sama dengan DENPOM Lhokseumawe. Pada hari Minggu (29/3), petugas berhasil memindahkan kapal penangkap ikan KM Seroja GT 25 Indonesia dari Ban Na Klua Tai di Thailand ke Lhokseumawe di Indonesia.

“Menurut hasil inspeksi, untuk melanjutkan pemrosesan Seroja GT 25 KM, para pejabat mengawal kapal ke pelabuhan Krueng Geukueh di Roxumawe,” Mr. Rizki Baidillah, kepala Kantor Pabean Roxumawe, menyimpulkan. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: