Articles

Pandemi Covid-19 dan Ramadhan tidak mencegah bea cukai menindak rokok ilegal

Jul 23, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM – Situasi pandemi Covid-19 dan suasana bulan suci Ramadhan belum melemahkan pengawasan bea cukai rokok ilegal di berbagai daerah. Dalam produksi dan penjualan rokok ilegal, termasuk Malang di Jawa Timur dan Truk Bayul di Sumatera Barat, kegiatan penindasan terus berlanjut .— Rabu (06/05), Bea Cukai Malang Pejabat berusaha memastikan bahwa lebih dari 100.000 orang di daerah Kromenggan Kabupaten Malang tidak mengkonsumsi rokok ilegal dengan dokumen. Kepala Kantor Pabean Malang, Latif Helmi, mengungkapkan bahwa langkah tersebut dimulai dengan informasi tentang di mana rokok ilegal disimpan dan dijual di jalan. Latif mengatakan: “Menurut informasi yang diperoleh, petugas bea cukai bergegas ke tempat kejadian. Di tempat itu, petugas bea cukai menemukan ribuan rokok ilegal dan dua unit bermotor sebagai alat transportasi.” Hasil operasi menunjukkan bahwa kerugian negara diperkirakan mencapai 45.500.000. rupee. Pada hari Rabu, 29/3/3, petugas bea cukai Malang berhasil memperoleh lebih dari 250.000 rokok ilegal di dua wilayah berbeda di wilayah Malang Raya. Latif mengatakan: “Kami telah berhasil mengambil tindakan di wilayah Gundogi dan Bululawang. Diperkirakan tindakan ini menyelamatkan potensi kerugian negara dari 114.987.600 rupee.”

Sejauh ini, ini Kasus ini masih dalam tahap penelitian yang luas. Bea Cukai Malang akan terus memantau semua informasi dan melaporkan kepada publik distribusi rokok ilegal di Malang.

Pada saat yang sama, pada hari Jumat (05/08), Bayur Bea Cukai Bayur akan menyerahkan bukti untuk membuktikan bahwa 182.520 rokok ilegal diambil di Kodim 0306 Distrik Lima Puluh Kota. Hilman Satria, kepala Departemen Kepabeanan Bayur, mengungkapkan rincian operasi ilegal terhadap merokok. “Operasi ini dilakukan di Jalan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Kota, Provinsi Limapulu, dan itu dilakukan oleh dua pelaku menggunakan mobil.” Melalui operasi ini, negara yang telah diselamatkan dapat menderita kerugian sebesar Rp101 718 961. .

Ini adalah koordinasi yang baik antara Bea Cukai Bayur dan petugas Teluk dari Komando Militer Kota 0306/50. Kantor Pabean Bayur sangat menghargai tindakan yang diambil oleh TNI dan akan terus meningkatkan sinergi untuk meningkatkan efisiensi pengawasan di Sumatera Barat. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: