Articles

Dalam pandemi Covid-19, tarif Sumbagbar memastikan jutaan rokok ilegal

Jul 08, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Sebagai pintu gerbang ke Sumatra, Bea Cukai Sumatra Barat (Sumbagbar) dengan penuh semangat memantau pengangkutan barang ilegal selama Covid Pop-19 (hanya selama bulan Ramadhan) adalah sebuah tantangan. Bea Cukai Sumatera Barat (Sumbagbar) belum menurunkan kesadarannya tentang distribusi barang ilegal. Kunto Prasti Trenggono, kepala departemen penegakan hukum dan penyelidikan bea cukai Sumbagbar, mengatakan ada beberapa informasi bahwa sebuah truk yang membawa rokok ilegal akan memasuki Sumatra melalui pelabuhan Bakauheni. Berdasarkan informasi ini, petugas segera berpatroli di Jalan Lintas Sumatera di Bakauheni, Lampung selatan, sambil mengenakan topeng dan sarung tangan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Selanjutnya, personel menemukan truk diesel yang diduga berisi rokok ilegal dan segera memeriksanya. “” Hasil pemeriksaan truk yang menuju Muara Bongo di Negara Bagian Zambia mengungkapkan bahwa ada sebanyak 151 kotak rokok bebas cukai yang berisi 1.812.000 rokok ilegal, “kata Kunto .

Dia Ditambahkan bahwa nilai barang adalah Rs 1.848.240.000. “Bukti tentang rokok ilegal, transportasi dan pengemudi diperoleh langsung dari kantor kami untuk diperiksa lebih lanjut.” Sebagai hasil dari operasi ini, Bea Cukai Sumbagbar berhasil menghindari kerugian nasional sebesar Rs. 1,1 miliar.

Kegiatan pengawasan yang semakin ketat Pada hari Senin, 27 April, Bea Cukai Sumbagbar sekali lagi berhasil memastikan keselamatan jutaan rokok ilegal – jutaan rokok ilegal diambil oleh tim bea cukai pada saat bersamaan. Akibatnya, bea cukai yang dikenakan oleh Sumbagbar pada fasilitas transportasi dalam bentuk angkutan truk dan bus, Quinto menjelaskan bahwa polisi segera menemukan informasi bahwa truk dan bus dengan rokok ilegal akan melintasi Jalan Lintas Sumatra Tanah itu dipatroli hingga ditemukan truk. “” Inspeksi truk menemukan 150 paket berisi 1,9 juta batang. Dia berkata: “Tidak ada rokok yang terjerat dalam rokok pajak konsumsi. “Pada hari yang sama, polisi kembali dan membersihkan bus yang ditarik. Itu juga berisi rokok ilegal. Setelah beberapa waktu, agen itu berhasil menemukan Quinto dan menambahkan:” Agen itu melakukan inspeksi langsung dan menemukan sebanyak 23 kotak kardus, yang berisi Ada 380.000 batang rokok, dan rokok ini tidak dilem dengan cukai, “

Dari operasi ini, Bea Cukai Sumbagbar berhasil menghindari hilangnya 14 miliar rupee yang disebabkan oleh negara. Menurut bukti, alat transportasi Dia dan pengemudi itu segera dibawa ke Kantor Regional Sumatera Barat untuk diperiksa lebih lanjut. — “Tindakan ini juga merupakan komitmen nyata Bea Cukai dalam menghilangkan pergerakan barang ilegal untuk mencegah kerugian nasional karena peredarannya.”

Leave A Comment

  • Rate this recipe: