Articles

Selama Depresi Hebat, pajak Riau terus menggagalkan patroli maritim

Jul 08, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Dalam proses epidemi Covid-19 yang melanda Indonesia, pihaknya tidak membangun sinergi untuk melindungi perbatasan Indonesia dari barang-barang ilegal dan berbahaya yang memasuki jaringan Vijayya Sri Lanka, agar tidak menghalangi kebiasaan di wilayah Riau. Pengawasan. Pengoperasian. Sriwijaya Net adalah patroli terintegrasi maritim yang dilakukan secara simultan oleh semua bea cukai di pantai timur Sumatra, dan dilaksanakan dari akhir April 2020 hingga Juni 2020. – Patroli terintegrasi dilakukan dengan mengerahkan armada patroli. Tanim Action Base (PSO) Hall Karimun dipimpin oleh kepala setiap wilayah kerja pabean di pantai timur Sumatra. -Operasi memobilisasi 4 kapal patroli Bea Cukai BC 8001, BC 6003, BC 15048 dan BC 10004, yang tersebar di wilayah pesisir. Dari Riau. Ronny Rofsyandi, kepala kantor bea cukai regional di provinsi Riau, mengatakan bahwa bea cukai dan pajak konsumsi tidak boleh diabaikan selama proses pemeriksaan. Anda bisa melihat sekilas bahkan dalam suasana pandemi dan lebaran. “Wilayah barat adalah yang paling mudah diselundupkan, dan para pihak masih fokus pada pandemi Covid-19. Bea cukai tidak ingin ada yang menggunakan situasi ini untuk penyelundupan, terutama di pantai timur Sumatra,” katanya. Kata. Ronny menjelaskan bahwa tujuan operasi ini adalah untuk memantau transportasi barang di perbatasan laut, termasuk impor dan ekspor ilegal, distribusi narkotika, zat psikotropika dan bahan kimia perintis, barang berbahaya dari luar dan barang-barang yang diselundupkan ke Haiti Barang zona bebas. negara. -Penjaga patroli maritim juga mengikuti prosedur kebersihan pandemi Covid-19. Dia menyimpulkan: “Pejabat Buruh dilengkapi dengan alat pelindung diri untuk memeriksa fasilitas transportasi laut dan terus membangun isolasi sosial dari pihak yang diselidiki.” (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: