Articles

Tim bea cukai menangani lima kasus penyelundupan narkoba

Jul 27, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM – Selama sepekan, dari Minggu (23/2) hingga Kamis (27/2), departemen bea dan cukai di berbagai daerah sekali lagi berhasil menghentikan penyelundupan 1.100 gram ganja dan metamfetamin narkotika, dengan berat total 554,74 gram.

Syarif Hidayat, kepala bea cukai internasional dan antar-departemen, mengungkapkan bahwa langkah ini adalah hasil dari sinergi dengan petugas penegak hukum yang relevan (seperti Administrasi Narkotika Nasional dan polisi). Dia menyatakan: “Kerja anti-narkoba adalah tanggung jawab semua departemen di semua tingkat lembaga pusat dan daerah. Untuk mencapai tujuan ini, bea cukai terus memperkuat sinergi dengan polisi, TNI dan BNN untuk mengawasi distribusi narkotika.” Tim bea cukai gabungan Bangladesh dan Polisi setempat di Bangladesh berhasil menekan 950 gram daun ganja kering pada hari Minggu (23/2). Operasi dimulai dengan laporan publik bahwa ganja kering diselundupkan ke Malaysia di perairan Selat Benggala. Akibatnya, sebungkus obat ditemukan di daun ganja kering di tas penyerang.

Pada hari Selasa (25/2), Pasukan Bea Cukai Jayapura dan Pasukan Raider Pamtas ke-300 Angkatan Darat Indonesia berhasil memastikan keamanan dalam jarak 100 meter dari perbatasan RI-PNG, yang kebetulan adalah Ada 20 tanaman ganja di Kabupaten Keerom, Papua. Kemudian 150 gram ganja kering diselundupkan oleh kurir di perbatasan Skouw di Jayapura.

Pada saat yang sama, pada hari yang sama, Bea Cukai Batan berhasil menghentikan penyelundupan 303 gram metamfetamin di Bandara Knaddin berdasarkan intelijen dari Bea Cukai Tanjung Mas. Dari hasil pemeriksaan sinar-X, tiga benda mirip kapsul asing ditemukan, yang disimpan di anus penyerang.

Kemudian, bekerja sama dengan BNNP Jawa Tengah dan Kepolisian Daerah Kendal, Bea Cukai Tanjung Emas juga memblokir pengiriman rektal obat dalam bentuk 101,74 gram metamfetamin, Rabu (26/7). Penjajah-Setelah kasus itu diungkapkan dalam kasus Kendal, tim Bea dan GST Tanjung Emas sekali lagi berhasil mengumpulkan 150 gram dengan cara yang sama (Kamis (27/2)) Jaringan narkotika Batam-Jepara.

Benny Gunawan, kepala BNNP di Jawa Tengah, mengatakan bahwa penangkapan itu didasarkan pada intelijen dan koordinasi dengan Bea Cukai Tanjung Emas, Bea Cukai Jawa Tengah dan Bea Cukai Kepulauan Riau. “Dengan insiden Kendall kemarin, jaringan ini berbeda, tetapi metodenya sama. Tetapi melalui kerja sama dengan bea cukai dan penjara, kita dapat membongkar itu tidak peduli metode apa yang digunakan. Kebiasaan itu telah menunjukkan pentingnya melindungi masyarakat Indonesia. Janji terancam oleh obat-obatan yang dapat membahayakan dan membahayakan generasi negara berikutnya. “

Leave A Comment

  • Rate this recipe: