Articles

Bea Cukai Aceh gagal menyelundupkan 18 ton bawang merah dari Thailand

Jul 27, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH-Gugus Tugas Bea dan Cukai Daerah Aceh, Bea Cukai Lhokseumawe, Pabean Pusat Operasi Tanjung Balai Karimun dan Detasemen Polisi Militer Iskandar Muda (Dempom IM) bekerja sama / I Bea Cukai Lhokseumawe gagal untuk berhasil menyelundupkan upaya Balai Muda (Denpom IM) / I pangkalan militer Lhokseumawe. Thailand Rabu (04/3) di pantai Kuala Kangguy, Provinsi Aceh Utara. Para pejabat menetapkan total 18.432 kilogram bawang merah.

Isnu Irwantoro, kepala fasilitas di Kantor Pabean Daerah Aceh, mengungkapkan jadwal untuk tindakan yang diambil oleh pihak Tim Aksi BERSINAR. “Semua ini dimulai dengan informasi publik, yaitu impor ilegal bawang di daerah Kuala Changji. Tim operasi BERSINAR terus mengunjungi situs tersebut pada Rabu (03/04) pagi. Setelah pemeriksaan, dua truk dan satu van bentuk L300 Fasilitas transportasi darat Indonesia penuh dengan bawang. Dia menjelaskan bahwa meskipun beberapa bawang tidak dimuat, petugas menemukan mereka dalam keadaan menumpuk di tanah sekitarnya. Tuduhannya adalah KM. RENA III di bawah bendera Indonesia dimuat satu jam yang lalu. Dengan informasi ini, patroli bea cukai mengejar perahu motor dan memperbaikinya di pelabuhan Krueng Geukueh di Lhokseumawe untuk penelitian lebih lanjut.

, penulis dibawa ke bea cukai Lhokseumawe untuk penelitian lebih lanjut.

Dia juga mengimpor secara ilegal Masalah lokio telah membuat rekomendasi untuk bisnis dan masyarakat untuk menghindari penyelundupan atau membeli barang-barang terlarang. “Ini adalah bentuk partisipasi masyarakat yang melindungi produsen bawang dan lingkungan mereka dari penyakit yang disebabkan oleh impor tanaman dan produk mereka. Dan meningkatkan daya saing industri nasional dan meningkatkan pendapatan nasional dari tarif impor dan departemen perpajakan, “Isnu (*) menyimpulkan.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: