Articles

Pemerintah Pabean Sumbawa, Karantina, dan Bupati berkoordinasi untuk mendukung ekspor jagung ke Filipina

Jul 28, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Pandemi COVID-19 tidak menghalangi bea cukai untuk menjalankan tugas dan fungsinya sebagai fasilitator perdagangan, yaitu menyediakan fasilitas perdagangan melalui berbagai upaya strategis yang bertujuan meningkatkan aliran barang dan perdagangan. Ini dicapai melalui peran Bea Cukai Sumbawa dalam membantu dan melaksanakan ekspor 6.600 metrik ton jagung dari petani Sumbawa ke Cebu di Filipina.

Memperhatikan seruan pemerintah pusat untuk menjaga masyarakat dan orang-orang dari satu sama lain, kegiatan ekspor jagung diadakan pada hari Jumat (15/5) di pintu keluar Pelabuhan Badas di Dermaga Sumbawa Besar, yang dilakukan melalui konferensi video. Kirim jagung, ekspor MV. Thang Long akan dirilis langsung oleh Bupati Sumbawa Besar, disertai dengan bea cukai dan karantina pertanian. Pada saat yang sama, Jakarta dan Denpasar menyampaikan pidato kepada kepala Biro Karantina Pertanian, Bea Cukai Daerah Bali, NTB dan NTT melalui konferensi video. Penjabat Bupati Mahmud Abdullah menyatakan terima kasih atas kesempatan ini dan berterima kasih kepada PT Seger Agro Nusantara karena berhasil mengekspor jagung lokal dari Sumbawa.

Semua pihak untuk terus mengembangkan potensi ekonomi wilayah Sumbawa, terutama dalam konteks pandemi COVID. Seperti ini -19. Pemerintah daerah Sumbawa terus bekerja keras untuk “meningkatkan produksi jagung dengan menetapkan biaya pembelian pemerintah. Oleh karena itu, harga jagung stabil, proses pemetaan karantina pertanian dan ekspor selalu disertai dengan karantina pertanian, pendidikan sekolah dan bea cukai. Sehingga produk jagung ini dapat secara langsung Ekspor dari Sumbawa akan terus dibantu oleh Bea Cukai Sumbawa dalam mengimplementasikan rencana EKSPOR KLINIK, “kata Mahmoud. Pada saat yang sama, pada kesempatan ini, Kepala De Barantan mewakili AM Adnan, Sekretaris Barantan menjelaskan bahwa selain terkenal dengan lumbung jagungnya, Kabupaten Sumbawa juga memiliki empat produk ekspor pertanian penting lainnya. Yaitu, sarang burung, akar jarak merah, daun sisal dan daun sekam, mereka memiliki nilai ekonomi tinggi. Di pasar internasional. “Namun demikian, masih ada banyak produk berkualitas tinggi. Karena berbagai alasan, itu tidak dapat dikirim langsung dari Sumbawa ke luar negeri. Menurut petunjuk Direktur Karantina Pertanian Kementerian Pertanian, terus mendorong ekspor dan merangsang ekonomi. Barantan akan terus bekerja keras untuk membuka akses pasar dan mengoordinasikan aturan karantina negara tujuan ekspor baru. Di Bali, kepala Kantor Pajak dan Cukai Daerah NTB dan NTT Hendra Prasmono mengatakan dalam sambutannya bahwa realisasi ekspor jagung ini akan meningkatkan kesejahteraan petani jagung Sumbawa karena mereka dapat memperoleh manfaat dari harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan penduduk lokal. . Selain itu, mengingat ada ekspor langsung dari Pelabuhan Zongbawa, statistik ekspor Zongbawa juga harus lebih akurat dan efektif. Dia menambahkan bahwa pihaknya sedang melakukan penelitian tentang revitalisasi prosedur ekspor, yang tujuannya adalah untuk mengurangi biaya logistik ekspor. Mempromosikan ekspor langsung produk-produk regional, petani, pengrajin dan usaha kecil dan menengah lainnya melalui bea cukai setempat.

“Melalui prosedur EKSPOR KLINIK di berbagai bea cukai, kami telah berhasil membantu prosedur dan prosedur ekspor sejauh ini. Proses layanan bea cukai telah dipercepat, dan telah ada Sinergi. Pabean kami siap untuk terus bekerja dengan semua pihak untuk mendorong ekspor sehingga kami dapat berkontribusi pada pemulihan ekonomi kawasan, terutama karena pandemi COVID. 19 “, Hendra melanjutkan. — Rudi Bayu Widjatnoko, kepala Kantor Pabean Sumbawa, mengatakan bahwa keberhasilan ini adalah keberhasilan koordinasi semua pihak, yaitu Bea Cukai Sumbawa dan Pertanian Tina Jagung Karama terkait dengan ekspor prosedur dan teknologi jagung, Sumbawa telah didorong oleh izin ekspor jagung. Pemerintah daerah Sumbawa yang mendorong produksi di wilayah Sumbawa.

“Saat ini, Administrasi Umum Karantina Pertanian telah mengeluarkan lisensi ekspor jagung. Hmm. Jalan lurusYa, kami berharap produk Sumbawa lokal kelas ekspor lainnya akan muncul dari produksi jagung ini, yang akan memengaruhi kemajuan ekonomi masyarakat. “(*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: