Articles

Dengan dukungan Subsidi Pajak Rokok dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, bea cukai memastikan keamanan miliaran rokok ilegal.

Jul 29, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Ganjar Pranowo, Gubernur Provinsi Jawa Tengah, menaruh perhatian besar pada upaya untuk menghilangkan rokok ilegal. Antara lain, ini memberikan Bea Cukai Jawa Tengah subsidi Rp 1,5 miliar, yang membuktikan bahwa tujuan pajak adalah untuk menegakkan hukum di sektor konsumen. — Ini adalah wujud nyata dari dukungan pemerintah daerah untuk menghilangkan rokok ilegal. Dengan dukungan ini, Kantor Pusat Bea Cukai DIY di Jawa berhasil menerapkan 24 penanggulangan terhadap 6,09 juta rokok ilegal, senilai 7,05 miliar rupiah, dan memiliki potensi untuk menghemat dana nasional, menghemat total 4,14 miliar rupiah-DJBC Padmoyo Tri Wikanto, kepala Kantor Wilayah Jawa DIY Bank Sentral, mengatakan bahwa dukungan pemerintah daerah sangat penting untuk menghilangkan rokok ilegal.

“Selain memberikan dukungan dalam bentuk hibah, pemerintah daerah juga telah berpartisipasi dalam aplikasi masyarakat dan kegiatan sosialisasi melalui Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, Satpol PP dan lembaga lainnya,” kata Padmoyo. — Padmoyo berharap bahwa sinergi dan kolaborasi ini akan terus tertib, dan di masa depan mengundang pemerintah daerah untuk menggunakan dana untuk membangun zona industri produk tembakau yang komprehensif (zona integrasi KIKI) untuk berpartisipasi dalam produk keuntungan dari pajak konsumsi tembakau (DBHCHT). Hal ini terkait dengan Peraturan dan publikasi Menteri Keuangan Nomor 21 / PMK.04 / 2020 tentang budidaya produk tembakau. Berkat integrasi KIHT, ia harus dapat disambut dan mentolerir pengusaha ilegal dan legalisasi masyarakat, yang akan menjadi Ini lebih efektif dalam memberantas produk tembakau. Oltz.

Kepala Penegakan Hukum dan Investigasi, Kantor Pabean Daerah Jawa Tengah, Moch. Arif Setijo Nugroho menambahkan bahwa sejauh ini, terdapat 102 tindakan penegakan hukum, tetapi beberapa tindakan telah menggunakan dana dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebanyak 24 kali. Arif mengatakan: “Di antara 102 rokok ilegal yang dilakukan, ada 10,2 juta rokok ilegal.”

Operasi rokok ilegal terbaru juga menggunakan dana subsidi. Petugas bea cukai Kantor Regional Pusat Jawa DIY Pada Rabu (12/04) pagi, mereka menyerang truk dengan Bea Cukai Semarang. Jalan Raya Demak-Semarang, Saiyong, Demak, Jawa Tengah.

“Agen tersebut menahan 560.000 batang rokok dengan nilai Rp571.200.000 tanpa tanda terima pajak atau rokok netral, yang dapat merusak keuangan negara sebesar Rp332.259.200,00. Pemeriksaan lebih lanjut,” Arif menyimpulkan. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: