Articles

Selama pandemi Covid-19, bea cukai Sumbagtim menyita barang ilegal senilai puluhan miliar rupee

Jul 29, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

Pandemi TRIBUNNEWS.COM-Covid-19 belum mengurangi kegiatan pengawasan tim bea cukai Sumatera Timur (Sumbagtim) dan kantor pabean vertikal di bawah untuk memastikan pendapatan nasional. Kementerian Keuangan memberikan wewenang kepada lembaga-lembaga untuk melakukan tugas dan fungsi pelindung masyarakat, yaitu melindungi masyarakat dari intrusi barang ilegal dan berbahaya yang dapat membahayakan negara.

Direktur Biro Penegakan Hukum dan Investigasi Timur Dia berkata: “Terima kasih atas kerja keras Anda, Bea Cukai Daerah Sumbagtim telah berhasil mengambil 375 tindakan terhadap berbagai produk.” Kantor Bea Cukai Daerah Sumatra di Asep Munandar pada tahun 2020 Pencapaian pemantauan kinerja dikomunikasikan pada semester pertama tahun ini. -Di antara mereka, rokok ilegal, produk elektronik, 17.640 ekor lobster dan benih narkotika, diperkirakan bernilai 65,9 miliar rupiah, dan total kerugiannya 24,6 miliar rupiah. Asep menambahkan bahwa karena merupakan bentuk pengawasan, kantor bea cukai daerah di Sumbagtim juga melakukan patroli maritim dengan bea cukai Balai Tanjung Karimun dari perairan Bangj Belitung ke Sungai Musi.

Untuk mendukung pengurangan rokok ilegal, lanjut Asep, Bea dan Cukai Sumbagtim dan Kantor Pabean Vertikal bersama-sama menyelenggarakan Operasi Badai Rokok Illegal 2020. Dia mengatakan: “Pejabat kami telah berhasil memperoleh lebih dari 12,9 juta rokok ilegal, 91.014 gram tembakau iris dan 5820 liter alkohol ilegal.” Barisan depan yang paling penting. Mencegah barang selundupan memasuki barang berbahaya. Kantor Bea Cukai Daerah Sumbagtim bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan lembaga penegak hukum lainnya untuk mendapatkan narkotika, termasuk 7.000 gram metamfetamin dan 2 gram amfetamin, dengan nilai perkiraan hingga 30 Crore rupee. Pabean daerah Sumbagtim dan departemen kerja vertikal harus selalu bekerja keras untuk secara efektif dan aman melakukan fungsi perlindungan masyarakat sambil mematuhi protokol sanitasi yang ditetapkan oleh pemerintah. Dia menyimpulkan. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: