Articles

Bea Cukai siap memberikan layanan peralatan medis impor untuk mencegah Covid-19 lebih mudah

Jul 29, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 7 tahun 2020 dan Peraturan Menteri Kesehatan No. HK.01.07 dari 2020 melalui Kementerian Kesehatan, yang menetapkan deregulasi Penyakit Virus Corona 2019 (Covid-19) untuk beberapa produk peralatan medis. ). Di masa lalu, impor perangkat medis biasanya dibatasi atau harus memiliki lisensi impor dalam bentuk lisensi distribusi yang dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan atau sistem entri khusus (SAS). Dengan diterbitkannya peraturan ini, perangkat medis yang digunakan untuk menangani Covid-19 yang tercantum dalam peraturan di atas, perangkat medis diagnostik in vitro dan produk kesehatan di rumah tidak perlu lagi rileks. Biaya untuk mendapatkan lisensi pemasaran atau SAS, tetapi hanya dengan rekomendasi yang cukup untuk mengesahkan pengecualian dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Menurut Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2020, tentang perubahan Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020, dalam rangka mempercepat manajemen Covid-19, penerbitan peraturan ini konsisten dengan kebijakan presiden. Mempercepat pengelolaan Covid-19. Dalam artikel ini, dinyatakan bahwa lisensi sistem perdagangan impor cukup untuk mengecualikan rekomendasi BNPB. Permintaan rekomendasi BNPB dapat diajukan secara online. Pelamar dapat langsung mengunjungi situs web resmi INSW http://insw.go.id, lalu klik menu Aplikasi INSW dan pilih konten di bawah lisensi tanggap darurat -menu. Pelamar dapat memilih menu pengiriman saran BNPB. Setelah itu, pemohon dapat mengisi formulir dan mengunggah dokumen yang diperlukan sesuai dengan jenis aplikasi. Sekarang, pemohon hanya perlu memantau status pengiriman yang direkomendasikan melalui fungsi program pelacakan pengiriman yang direkomendasikan oleh BNPB di situs web resmi INSW. Setelah proses analisis selesai, sistem akan mengeluarkan persetujuan atau penolakan untuk mengirimkan rekomendasi. Untuk barang non-komersial, jika BNPB telah mengeluarkan rekomendasi, pemohon mengajukan rekomendasi BNPB kepada bea cukai utama / regional di pintu masuk fasilitas bea cukai atau lokasi manajemen untuk membebaskan bea masuk, pajak konsumsi dan / atau pajak impor. Bea cukai kemudian akan mengambil tindakan tindak lanjut sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam keputusan tentang pembebasan pajak impor, pajak konsumsi dan / atau pajak impor yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan. Kemudian, pemohon menyerahkan dokumen pemberitahuan impor barang (PIB) ke kantor pabean tempat barang itu diimpor, menunjukkan nomor dan tanggal SKMK dan nomor dan tanggal rekomendasi BNPB sebagai otorisasi untuk mengecualikan sistem perdagangan impor. Setelah memenuhi semua kewajiban pabean, pemohon akan menerima Pemberitahuan Keberangkatan (SPPB) sebagai dokumen untuk pengeluaran barang impor. Untuk komoditas, jika proposal dikeluarkan oleh BNPB, pemohon hanya perlu menyerahkan dokumen PIB kepada bea cukai barang impor, termasuk nomor dan tanggal proposal BNPB, sebagai lisensi untuk komoditas bebas bea. Peraturan sistem perdagangan impor. Setelah memenuhi semua kewajiban pabean, pemohon akan menerima Pemberitahuan Keberangkatan (SPPB) sebagai dokumen untuk pengeluaran barang impor. Bagi mereka yang membutuhkan informasi lebih lanjut tentang layanan impor komoditas terkait dengan penanggulangan Covid-19, silakan hubungi 021-51010112 / 51010117 atau hubungi BNPB melalui pusat kontak pabean 1500225, atau melalui obrolan langsung. Lanjutkan bit.ly/bravobc. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: