Articles

Bea Cukai Jayapura menerima 2,4 miliar rupiah dalam bea masuk vanili Papua Nugini

Agu 01, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Jumat lalu (26/6), Bea Cukai Jayapura telah menerima bea masuk (PDRI) pada produk vanili yang diimpor dari Papua Nugini, yang melibatkan nilai impor Rs 240 crore. Direktur Bea Cukai Jayapura Albert Simo menjelaskan bahwa pajak impor sebesar Rs 2,4 miliar dikenakan pada dua belas ton vanili yang diimpor dari Bandara Internasional Sentani di Jayapura. Kota-kota Papua Nugini, Port Moresby dan Wewak disediakan oleh seorang pedagang di Kota Jayapura “. Katanya.

Albert menjelaskan bahwa sebelumnya, vanila diimpor pada tanggal 5 Juni 2020. Sebuah pesawat penerbangan Niugini yang membawa 5 ton vanilla telah dilakukan, tetapi ini tidak terjadi. Memperoleh persetujuan dari Pemerintah Provinsi Papua, dan akhirnya mengangkut pesawat dan kargo kembali ke Papua Nugini.

Bea cukai Jayapura kemudian dilanjutkan dengan Pemerintah Provinsi Papua Koordinasi diadakan. Diskusi terkait impor ini diadakan untuk membujuk pemerintah provinsi bahwa impor berdampak positif pada Provinsi Papua.

Efeknya adalah menyerap tenaga kerja Jayapura selama proses transformasi, sehingga menambah nilai vanilla. Kemudian ia dikirim ke Surabaya, Yogyakarta, Denpasar, Jakarta, Makassar dan kota-kota lain di Indonesia. Fakta membuktikan bahwa ini sama dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Papua untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Papua.

“Setelah membahas izin tersebut, Vanilla tiba di Bandara Sentani pada hari Kamis, 11 Juni 2020. Kemudian, 7 ton vanili yang diimpor kembali yang disediakan oleh kontraktor Jayapura mendarat di Bandara Internasional Sentani pada hari Jumat, 26 Juni, pada tahun 2020. Diharapkan semakin banyak produk ini akan memasuki Jayapura di masa depan sehingga mereka dapat memberikan nilai tambah, yaitu, pajak impor dan bea cukai, dan menciptakan lapangan kerja, karena pabrik-pabrik ini tidak dapat langsung diangkut dan diolah ke Jawa, “kata Albert.

Dia menambahkan bahwa vanili adalah salah satu komoditas utama Papua Nugini. Guinea sangat cocok untuk pengusaha Jayapura, sehingga ia berharap bahwa proses pertumbuhan vanili impor dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Papua, terutama di kota Jayapura. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: