Articles

Bea Cukai Merauke memiliki diskusi politik tentang menyelamatkan industri keuangan dari pandemi Covid-19

Agu 01, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM – Administrasi Kepabeanan Merauke merumuskan kebijakan internal untuk menyelamatkan industri keuangan dari ancaman pandemi Covid-19, Jumat (05/06).

Jika rencana itu akan digunakan sebagai cara untuk meningkatkan informasi dan pengetahuan karyawan, Direktur Bea Cukai Merauke Nazwar mengungkapkan bahwa sektor keuangan pasti hancur selama pandemi Covid-19. Nazwar mengatakan: “Selain itu, kegiatan masyarakat telah mengganggu bisnis, investasi, dan pasar keuangan karena kesehatan, berkurangnya daya beli dan terbatasnya kegiatan.” Sebagai tanggapan, pemerintah Indonesia telah melakukan upaya berikut: merampingkan dan mempercepat prosedur impor dan ekspor. , Untuk memberikan insentif pajak kepada perusahaan, dan merilis “rencana stimulus ekonomi.” Warga memberikan partisipasi modal negara untuk perusahaan milik negara yang ditunjuk oleh pemerintah. Nazwar juga menyatakan bahwa pemerintah telah mengadopsi sejumlah kebijakan fiskal melalui Kementerian Keuangan. Dia mengatakan: “Beberapa dari mereka memfokuskan kembali fleksibilitas anggaran pada pengelolaan sektor kesehatan.” Selain itu, ketentuan langkah-langkah stimulus fiskal juga dibagi menjadi dua tahap.

Langkah pertama dalam memberikan stimulus fiskal termasuk kartu belanjaan, kompensasi pajak untuk hotel dan restoran, dan insentif dan subsidi untuk industri pariwisata. Pada saat yang sama, rencana stimulus fiskal tahap kedua termasuk PPh-21 telah menerima 100% dukungan dari pemerintah, impor PPh-22 bebas pajak, PPh-25 dikurangi 30%, dan pengembalian pajak pertambahan nilai dipercepat. -Melalui tanggapan kebijakan sektor keuangan domestik, termasuk kebijakan fiskal pemerintah, kebijakan moneter Bank Indonesia, serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: