Articles

Bea cukai gagal menyelundupkan sabu ke kayu cendana

Jul 08, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Dalam pandemi Covid-19 yang melanda dunia (termasuk Indonesia), bea cukai terus melakukan pengawasan rutin untuk melindungi masyarakat dari barang-barang ilegal, termasuk narkotika. Pemantauan ini wajib dilakukan. Tindakan Bea Cukai Tanjungpinang terhadap 498,79 gram metamfetamin yang diambil oleh penumpang dari kapal di Malaysia, 04/04 Sabtu – Muhammad Syahirul Alim, kepala Kantor Bea Cukai Tanjungpinang, mengungkapkan jadwal tindakan metamfetamin. Pada hari Sabtu, 4 April 2020, pukul 2:30 Waktu Indonesia Bagian Barat, Petugas Pajak dan Konsumsi Bea Cukai Tanjung Pinang memantau bagasi penumpang ketika MV tiba. Alin

Dari pengawasan, seorang penumpang menemukan gerakan mencurigakan. Menurut pemeriksaan mesin sinar-X pada penumpang bagasi dengan huruf awal SA (30 tahun) warga Indonesia, benda asing ditemukan dalam bentuk sandal di sepatu. – “Kemudian, inspeksi menyeluruh dilakukan dengan membuka sandal yang dijahit dan menemukan 6 paket berisi butiran putih, beratnya sekitar 498,79 gram. Butiran putih diuji menggunakan anestesi dan ditemukan positif untuk metamfetamin,” Alim Ditambahkan. -Berikan kepada penulis bukti dari singkatan SA dan sandal serta 6 paket metamfetamin (metamfetamin) dalam bentuk bukti, dan kemudian transfer ke Kantor Polisi Tanjung Pinang untuk diperiksa, penelitian lebih lanjut dan perawatan lebih lanjut.

Sebagai tindakan lanjutan, Bea Cukai Tanjung Pinang dan Kepolisian Kabupaten Tanjung Pinang menghancurkan barang bukti. Langkah ini juga mengeluarkan peringatan keras kepada pihak mana pun yang mencoba memasukkan obat tersebut agar pabean akan mengambil tindakan tegas tanpa kompromi. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: