Articles

Bea cukai yang semakin aktif mendistribusikan sumbangan alat pelindung diri kepada petugas kesehatan di berbagai kota di Indonesia

Agu 03, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai terus bekerja secara aktif untuk memberikan bantuan kepada masyarakat di berbagai daerah untuk mengurangi beban pada orang yang secara langsung atau tidak langsung terkena dampak Pandemi Penyakit Coronavirus 2019 (Covid-19). Kali ini, beberapa kantor yang memberikan bantuan termasuk Bea Cukai Madura, Bea Cukai Cirebon dan Bea Cukai Banyuwangi.

Pada hari Selasa (05/05) Bea Cukai Madura memberikan bantuan kepada Covid-19 Kantor Pemerintah Kabupaten Bangkalan Group. Yanuar Calliandra, kepala Kantor Bea Cukai Madura, mengungkapkan bahwa bantuan yang diberikan oleh Bea Cukai Madura merupakan keprihatinan bagi orang lain untuk mengurangi beban Covid-19. Covid-19 kelompok kerja di Kabupaten Bangkaran. Pertimbangkan bahwa area tersebut adalah area merah dari perpanjangan Covid-19 Madura. Bea Cukai Madura akan terus bekerja sama dengan lembaga lain untuk menangani Covid-19, “kata Yanuar. Bea Cukai Banyuwangi di Jawa Timur juga telah memberikan bantuan kepada masyarakat dalam bentuk peralatan pelindung diri yang rusak dan paket makanan cepat saji yang didistribusikan ke rumah sakit daerah Blambangan. Para nelayan di Hong Kong cepat dan menghadapi topeng. R. Evy Suhartantyo, kepala Kantor Pabean Banyuwangi, mengatakan bahwa distribusi bantuan yang dilakukan oleh Bea Cukai Banyuwangi adalah bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan petugas kesehatan yang ingin langsung memerangi Covid-19.

Sebagai keprihatinan Untuk staf medis yang merupakan pahlawan kemanusiaan dalam manajemen Covid-19, Bea Cukai Banyuwangi telah menyumbangkan uang kepada Plam ke Rumah Sakit Daerah Blambangan melalui program “Peduli dan Berbagi selama Ramadan 1441 H” program (04 / 04 Kamis) Rumah Sakit Blambangan adalah Rumah Sakit Banyuwangi dan salah satu referensi untuk manajemen Covid-19.

<< Saat ini, Banyuwangi ditetapkan sebagai zona merah Covid-19. Tentu saja, kami tidak ingin jumlah orang terus meningkat, dan Bukan harapan bahwa jumlah pejabat akan meningkat, mereka akan secara medis terpapar penyakit. Oleh karena itu, Bea Cukai Banyuwangi berharap untuk membantu staf medis dengan menyumbangkan peralatan pelindung pribadi, termasuk 1.000 masker, 10 liter pembersih tangan dan 40 kemeja bahan berbahaya. 04/29) Sehari sebelumnya, Bea Cukai Banyuwangi, bekerja sama dengan Polisi Banyuwangi dan Pangkalan Angkatan Laut Banyuwangi, melakukan operasi sosial dan mendistribusikan beras kemasan, tagir dan topeng kepada para nelayan di pelabuhan Boom Banyuwangi. Evi menambahkan: “Pandemi Status tidak menghalangi berbagi niat bulan suci Ramadhan 1441 H. Alangkah baiknya jika kita terlalu peduli pada orang lain dan menjadikannya budaya positif kita bersama. Wilayah Cilacap, Jumat (24/4). "Menimbang bahwa situasi di Kabupaten Cilacap juga dipengaruhi oleh epidemi Covid-19, Bea Cukai Cilacap telah menyediakan enam kotak semprot Puskesmas di daerah Cilacap untuk peningkatan kotak semprotan dan desinfeksi fasilitas mencuci tangan. Bantuan, "kata Wisnu Wibowo, kepala Kantor Pabean Cilacap. -UPT, atas nama Pusat Kesehatan Cilacap II Selatan, mengatakan bahwa bantuan yang diberikan oleh Bea Cukai Cilacap sangat membantu." Kami sangat terbantu. Ini yang belum ada. Kami sudah bingung dan tidak dapat menemukan produk untuk dijual, tetapi tidak lagi dijual. Rencananya adalah menyewa alat semprot, untungnya, bea cukai Cilacap memberikan bantuan. Terima kasih banyak. "(*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: