Articles

Dengan memeriksa kemungkinan mengekspor garmen, Menteri Perindustrian menghargai zona perdagangan bebas Breb

Agu 04, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka menilai pelaksanaan perjanjian sanitasi, Menteri Perindustrian Agus Gusmiwang Kartasasmita mengunjungi PT Daehan Global Jumat lalu, yang merupakan salah satu wilayah kerja perbatasan pabean Tegal, yang terletak di Kabupaten Brebes (29/5). -Selama kunjungan, Argus menyampaikan beberapa pesan dan menyatakan rasa terima kasihnya kepada PT Daehan Global. PT Daehan Global berpartisipasi dalam upaya negara untuk memerangi epidemi Covid dengan menyediakan peralatan pelindung diri dan masker medis-19. -Argus juga menghargai upaya investasi PT Daehan di Bogor, Sukabumi dan Brebes. Investasi PT Daehan Global di Indonesia telah membantu meningkatkan kinerja industri tekstil dan pakaian jadi, dengan kapasitas produksi tahunan 63,3 juta garmen, mempekerjakan 14.084 orang, dan menyumbang US $ 128,7 juta atau 17,7 juta garmen untuk ekspor. Dia mengatakan: “Terutama di bawah kondisi buruk saat ini, dengan terus beroperasi, sektor industri dapat berkontribusi pada ekonomi nasional.” – Untuk memulihkan ekonomi yang terkena dampak epidemi Covid-19, pemerintah, termasuk bea cukai, merespons selama pandemi. Insentif pajak memberikan kemudahan dalam bentuk perlakuan istimewa untuk industri.

Agus mengatakan kepada PT Daehan Global untuk terus mempertahankan dan meningkatkan penerapan prosedur kesehatan di lingkungan kerjanya.

“Tujuannya adalah agar kita semakin percaya bahwa industri dapat memainkan peran di dalamnya. Dia menjelaskan.

Selain insentif, pemerintah juga menyediakan insentif lain, termasuk menunda pembayaran biaya tenaga kerja bpjs, dengan nilai tukar tetap 1 USD = Rp14.000 untuk membeli gas bumi dengan PGN, mengendurkan pembayaran / subsidi listrik untuk industri yang terkena dampak, dan dibebaskan bea masuk bahan baku. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: