Articles

Kunjungan online, terobosan baru dalam upaya bea cukai DIY melawan rokok ilegal

Agu 04, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Untuk mencegah dan menghilangkan distribusi ilegal rokok, Kantor Pusat Bea Cukai DIY Pulau Jawa dan Kudus Bea Cukai mengunjungi Pabrik Rokok Bonzalino untuk pertama kalinya melalui konferensi video pada hari Rabu (03/6). Arif Setijo Noegroho, Biro Penegakan dan Investigasi Bea Cukai DIY Moch Jawa Tengah, menjelaskan bahwa kunjungan langsung adalah untuk mengumpulkan, menganalisis dan mengklarifikasi informasi terkait kegiatan produksi rokok, tetapi sekarang, karena persyaratan epidemi ini, mereka dilakukan secara online melalui konferensi video. . Dia mengumumkan: “Kunjungan dilakukan untuk menjalin kontak. Bea Cukai telah menjalin hubungan yang baik dengan pengguna layanan dan telah memberikan panduan untuk memastikan bahwa perusahaan melakukan kegiatan produksi sesuai dengan peraturan saat ini.”

Arif menambahkan bahwa kegiatan kunjungan Ini adalah bagian dari kegiatan dan investigasi dalam lingkup pengawasan, yang dilakukan dalam bentuk mengumpulkan informasi, kemudian menganalisis, dan kemudian mengkonfirmasikan / mengklarifikasi produsen rokok yang dilacak. Pada saat yang sama, Muhammad Saifurrizal, perwakilan PR Bonzalia, mengatakan bahwa karena dampak pandemi Covid-19, dari Januari 2020 hingga Mei 2020, produksi telah turun dibandingkan dengan paruh pertama 2019. PT Bonzalia memproduksi sendiri jenis rokok kretek buatan mesin (SKM) dan kretek linting tangan (SKT), dengan cakupan pemasaran mencakup Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sumatra. Rizal menjelaskan bahwa sementara pemasaran SKT dilakukan di wilayah Sumatera (Kota Padang Sidempuan), Rizal membawa kamera ke lokasi pabrik selama tur pabrik, dan menjelaskan serta menampilkan proses produksi dari awal. Peralatan, termasuk mesin, bahan baku untuk tenaga kerja. bekas.

Tujuan dari tur ini adalah untuk menentukan lokasi pabrik dan kondisi pabrik saat ini, untuk melakukan inspeksi keseluruhan dari hasil produksi, untuk menggunakan mesin untuk mencatat dan menyimpan akun.

“Akses online mungkin merupakan bentuk normal baru yang akan terus diadopsi selama pandemi Covid-19. Tentu saja, efektivitas dan efisiensi harus dipertimbangkan,” Arif menyimpulkan. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: