Articles

Bea Cukai Kendari telah mempercepat pemrosesan COVID-19 dan memfasilitasi impor ratusan ribu APD

Agu 05, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Untuk mempercepat pengelolaan pandemi COVID-19, Kepabeanan Kendari memberi penduduk berbagai fasilitas untuk mengimpor alat pelindung diri, peralatan medis, dan obat-obatan. Pada Selasa pagi (14/4), PT OSS dan PT VDNI di Zona Kontrol Bea Cukai Kendari menyediakan pasokan medis seperti masker, alat pelindung diri (APD), ventilator dan senapan panas untuk pemerintah Sulawesi Tenggara. -Kendari Bea dan Cukai (Bea dan Cukai Kendari) setelah menerima saran dari BNPB, dari bea masuk dan / atau pajak yang berkaitan dengan impor produk bantuan tersebut untuk mengurangi atau membebaskan pajak. Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Keuangan No. 171 / PMK.04 / 2019 tentang pembebasan tarif impor untuk barang-barang yang diimpor oleh pemerintah pusat atau pemerintah daerah untuk kepentingan umum, dan keputusan Menteri Keuangan No. HK pada tanggal 7 Januari 2020. Kontrol akan dilonggarkan. Produk peralatan medis untuk tujuan berurusan dengan COVID-19.

“Rincian dukungan yang tiba hari ini adalah 500.000 masker kesehatan, 5.000 masker N-95, 2.000 pakaian PPE, lima ratus senjata panas dan lima perangkat ventilasi,” kata Indrayanto, manajer urusan eksternal PT VDNI.

Penggabungan MV merapat di terminal VDNI di situs PT, Senin (13/4). Kemudian meriam air mobil polisi digunakan untuk membongkar dan menyemprotkan air dari tiga kontainer 20 kaki. Setelah itu, wadah terus dikawal ke kantor pusat PT VDNI dengan menyemprot dan mengisolasi bagian dalam wadah – kegiatan ini berlanjut hingga pukul 19.00 WITA. Pada hari kedua, itu dihancurkan dan upacara diadakan untuk menyerahkan pasokan bantuan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Saat membuang barang, petugas polisi tampaknya menggunakan peralatan keselamatan pribadi yang lengkap sebagai tindakan pencegahan.

Didampingi oleh staf TNI-Polri, markas tugas COVID 19 di Sulawesi Tenggara menerima bantuan peralatan medis, yang kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan keluarga yang sakit. Dengan bantuan ini, ia seharusnya dapat menghentikan penyebaran virus COVID-19 di Sulawesi Tenggara. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: