Articles

Menyita 3,9 juta rokok ilegal dan barang-barang lainnya di Teluk Nibung, melanggar bea cukai dan cukai

Agu 06, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM – Bea Cukai Teluk Nibung memadamkan 3.907.583 rokok ilegal dan 683 tas pakaian bekas di gudang bea cukai dan konsumen di Desa Baganasahan, Distrik Tanjungbalai, Distrik Asahan pada hari Rabu (Rabu). Item ini telah menjadi milik nasional (BMN). 6/5).

I Wayan Sapta Dharma, kepala Bea Cukai Nibon Bay, menjelaskan bahwa barang-barang ini berasal dari tim polisi yang membom rokok ilegal, penumpang dan kru bagasi, dan mengekspor kapal kargo melalui operasi pajak konsumsi.

Hancur di Itu dilakukan di dua lokasi berbeda, yaitu Tanjung Barai dan Belawan. Memang, sebagian komoditas dalam surat dakwaan sudah ada di dermaga Kantor Bea Cukai di Wilayah Belawang Sumatera Utara.

“Dalam semua dakwaan, agen kami berhasil mendapatkan 39 juta batang rokok dan 225 botol alkohol, yang peredarannya tidak diperbaiki dengan pita. Dia mengatakan bahwa ini adalah cukai atau pita cukai palsu. Pada saat yang sama, dari kapal feri Selama pengawasan dermaga dan kapal ekspor, Nibon Bay Customs dan petugas pajak konsumsi berhasil mencegat 683 kantong pakaian bekas, 11 kantong tikar plastik, 40 botol susu, 28 bagian / aksesoris mobil / motor bekas, 1 kotak sepatu, dan kayu Membuat 1 tas siwak, 9 ponsel, 1 karton parang, dan 10 kotak obat-obatan. Saat memasuki negara itu tanpa izin dari pihak yang berwenang.

Selain hasil tindakan yang diambil oleh petugas bea cukai dan bea cukai Teluk Nibung, ada rokok Wapan I menjelaskan bahwa nilai barang yang dihancurkan adalah sekitar Rp 7.141.560.400, dan potensi kerugian negara karena konsumsi hak, pajak konsumsi dan pajak impor sebesar Rp 2.344.549.800, “jelas Wayan. -My Wayan adde d Bea Cukai Pajak konsumsi, selain melakukan bisnis di daerah pendapatan (pengumpul pendapatan), juga termasuk pelindung masyarakat dan bantuan industri, perlindungan masyarakat dan persaingan bisnis yang adil. Dia mengatakan: “Dalam pandemi Covid-19 saat ini, kami akan terus bekerja keras Untuk memantau dan menghentikan impor ilegal dan transfer barang ilegal dan berbahaya, dan terus bekerja keras untuk mengedukasi masyarakat. “Dia menyimpulkan. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: