Articles

Dengan dukungan subsidi pajak rokok dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pajak bea dan cukai telah melindungi miliaran rokok ilegal.

Agu 07, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Ganjar Pranowo, Gubernur Provinsi Jawa Tengah, menaruh perhatian besar pada upaya untuk menghilangkan rokok ilegal. Antara lain, ini terbukti dicapai dengan memberikan 1,5 miliar rupee dalam subsidi pajak rokok kepada Bea Cukai Jawa Tengah untuk tujuan penegakan di bidang pajak konsumsi. -Ini adalah manifestasi nyata dari dukungan pemerintah untuk menghilangkan rokok ilegal. Dengan dukungan ini, Bea Cukai Jawa Tengah telah berhasil membalas 24 kali terhadap rokok ilegal senilai 6,05 miliar rupee pada Januari 2020, dan menghemat 4,14 miliar rupee dalam potensi keuangan nasional. -Padmoyo Tri Wikanto, kepala Kantor Regional DJBC DIY Jawa Tengah, mengatakan bahwa dukungan pemerintah daerah sangat penting untuk menghilangkan rokok ilegal.

“Selain memberikan dukungan dalam bentuk hibah, pemerintah daerah juga telah berpartisipasi dalam aplikasi masyarakat dan kegiatan sosialisasi melalui Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, Satpol PP dan lembaga lainnya,” kata Padmoyo.

Padmoyo berharap bahwa sinergi dan kolaborasi semacam ini akan terus berjalan, dan di masa depan mengundang pemerintah daerah untuk menggunakan dana untuk membangun zona industri KIHT Terpadu (KIHT Terpadu) dan berpartisipasi dalam keuntungan pajak cukai produk tembakau. (DBHCHT) .

Ini terkait dengan peraturan tentang produk tembakau yang ditanam industri dan peraturan Menteri Keuangan dan publikasi publikasi 21 / PMK.04 / 2020. Dengan mengintegrasikan KIHT, ia harus dapat menyambut dan merangkul pengusaha Dan komunitas ilegal menjadi organisasi hukum, yang akan memberantas produk tembakau dan rokok ilegal lebih efektif daripada melalui upaya penegakan hukum. Kepala Penegakan Hukum dan Investigasi Kantor Pabean Wilayah Jawa Tengah di Mochi. Arif Setijo Nugroho menambahkan bahwa sejauh ini, terdapat 102 tindakan penegakan hukum, tetapi beberapa tindakan telah menggunakan dana dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebanyak 24 kali. Arif mengatakan: “Dalam 102 tindakan ilegal rokok yang diterapkan, 10,2 juta rokok ilegal berhasil diperoleh, dan potensi kerugian negara adalah 6,75 miliar rupiah.”

Operasi rokok ilegal terbaru juga digunakan Operasi itu dilakukan oleh petugas bea cukai Kantor Provinsi DIY Jawa Tengah dan Laut Semarang dengan truk di Jalan Raya Demak pada dini hari Minggu (04/12) -Semarang, Saiyong, Demak , Provinsi Jawa Tengah.

“Para pejabat menyita 560.000 rokok, tetapi tidak membubuhkan stempel cukai atau rokok biasa senilai 571.200.000 rupiah, yang dapat merusak keuangan nasional sebesar Rp332.259.200,00 rupiah. Saat ini, Bea Cukai Semarang telah memenjarakan rokok dan truk. Sopir (SS) ditahan untuk diproses lebih lanjut inspeksi, “Arif menyimpulkan. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: