Articles

Adat istiadat Sabang dan Sintete menghancurkan barang haram senilai miliaran rupee

Agu 07, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai terus melakukan tindakan sekaligus melindungi industri dan komunitas etnis dari pengangkutan kargo ilegal. Salah satu bentuk pelacakan kargo adalah penghancuran kargo yang ditangkap dengan status properti nasional (BMN).

Pada hari Selasa, 30 Juni, dari tahun 2018 hingga paruh pertama tahun 2020 setelah penegakan bea cukai di Kota Saban, penghancuran BMN dilakukan bekerja sama dengan banyak lembaga di wilayah Kota Saban. Hanif menjelaskan bahwa rokok yang berhasil dipelihara dan digunakan oleh Bea Cukai Sabang adalah rokok yang beredar di daerah terlarang Sabang.Tidak ada pajak konsumsi dan tidak ada label regional khusus. Kejujuran Sabang harus dicetak pada kemasan rokok. Meskipun gula yang berhasil diproses adalah hasil dari upaya pihak lain untuk mengangkut gula keluar dari Zona Bebas Sabang tanpa pemberitahuan dari undang-undang bea cukai.

“Dengan terus bekerja sama dengan badan-badan terkait dan masyarakat, kami akan terus bekerja keras untuk memantau entri dan pelepasan komoditas ilegal terbaik dan profesional untuk meningkatkan bea cukai!” Apakah Anda berseru?

Sebelumnya pada Kamis (25/6), Bea Cukai Sintete juga melakukan kepunahan di Bea Cukai Sintete, sambil tetap memperhatikan perjanjian sanitasi Covid-19: “Barang-barang dipotong, dipukuli, dibuang dan dihancurkan. Direktur Bea Cukai Sintete Denny Prasetyanto berkata: “Bakar sampai akhir. Pasar di wilayah kerja meliputi Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sambas selama periode Mei 2019 hingga Mei 2020. … “Danny mengatakan bahwa nilai properti di negara yang diselamatkan adalah 1.620.764.360 rupee, yang mencapai 927.056.910 rupee.

Kepala Divisi Semparuk, Kepala Departemen P2, Kalimantan Barat, Kantor DJBC, Sen Kepala kepolisian Shabara di kabupaten Semparuk dan kepala departemen hukum dan informasi KPKNL Singkawang .———————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————Maya-ahanMestinya harus lebih baik. “, Danny menyimpulkan. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: