Articles

Selama pandemi Covid-19, bea cukai Meulaboh membersihkan kasus rokok ilegal

Agu 08, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 tidak memaksa pabean Merabe untuk mengurangi kinerja rokok ilegal. Pada 16 April (Kamis), Bea Cukai Meulaboh menerima pengiriman dokumen dari Kepolisian Daerah Aceh Selatan. Kasus kriminal dari departemen pajak cukai adalah eksekusi 5.000 bungkus rokok ilegal dengan merek Luffman, yang dikenakan oleh dua penulis yang memakai singkatan dari Medan MT (52) dan MM (43). Kepala Kantor Bea Cukai Muhammad Merabo menjelaskan bahwa mulai dengan menginvestigasi saksi dan tersangka, melakukan investigasi, mengumpulkan bukti, menahan para tersangka di penjara Meulaboh IIB, dan mengembangkan kasus rokok Rafman ilegal. Alim (Alim Fanani).

Juga menurut Alim, berdasarkan hasil investigasi kasus rokok Rafman ilegal, Kejaksaan Negeri Aceh Selatan mengumumkan file lengkap kasus pidana cukai dengan No. B-383 / LI19 (P-21). / Ft Pada 3/04/2020 dan setelah 13 April 2020, tanggung jawab dan bukti dari tersangka akan didelegasikan ke Kantor Kejaksaan Negeri Aceh Selatan.

Diduga bahwa penulis melanggar Pasal 54 dan / atau Pasal 56 UU No. 11 tahun 1995 tentang pajak konsumsi, yang diubah oleh UU No. 39 tahun 2007 dan harus dihukum setidaknya selama satu tahun (satu tahun) Penjara dan maksimum 5 (lima) tahun dan / atau denda paling sedikit 2 (dua) kali lipat dari nilai pajak cukai yang dibayarkan dan hingga 10 (sepuluh) kali lipat dari nilai pajak cukai yang harus dibayarkan.

“Bea Cukai Murabo berkomitmen untuk bekerja dengan petugas penegak hukum di wilayah barat daya Aceh untuk menghilangkan aliran rokok ilegal,” kata Alin. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: