Articles

Mendorong pemulihan ekonomi nasional, bea cukai sekali lagi menyediakan fasilitas berikat

Agu 09, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 telah menyapu seluruh ekonomi dunia, termasuk Indonesia. Target pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2020 adalah 5,3%, yang sulit dicapai sekarang. Bahkan, BI memprediksikan pada tahun 2020 pertumbuhan ekonomi akan berada di bawah 2,3%.

Pemerintah saat ini mempromosikan rencana pemulihan ekonomi nasional. Pabean tentu saja berjanji untuk mendorong rencana tersebut.

Seperti yang terjadi pada hari Rabu (01/07), Bea Cukai Jawa Tengah sekali lagi menyediakan fasilitas berikat untuk perusahaan yang berorientasi ekspor. Perusahaan tersebut adalah PT. Indonesia Ling Food Packaging (FFPI), sebuah perusahaan yang berlokasi di Jl. Perusahaan manufaktur peralatan makanan dan minuman. Randugarut KM 13 Kec Tugu, Semarang .

Fasilitas ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan industri, tetapi juga memiliki dampak ekonomi positif lainnya, seperti peningkatan investasi dan ekspor, lapangan kerja, dan pembentukan simpul kegiatan ekonomi di dekat keluarga. . Amin Tri Sobri, kepala Divisi Fasilitas Kepabeanan dan Konsumen, menjelaskan fasilitas yang akan diperoleh perusahaan.

“Kenyamanan yang diberikan adalah dalam bentuk penangguhan tarif impor, dan tidak ada pajak yang dipungut atas impor mereka. Jika perusahaan memperoleh lisensi ini di masa depan, itu harus mematuhi aturan dan peraturan. Berharap untuk mendapatkan ini Convenience menjelaskan: ‚ÄúDalam pandemi ini, ini mungkin merupakan stimulus ekonomi. FFPI, Jimmy Santoso mengatakan bahwa kapasitas produksi tahunan PT FFPI setinggi 800 ton, dan harga bahan baku sekitar US $ 900 / ton, dengan fasilitas ini, perusahaan akan dapat meningkatkan biaya bahan baku menjadi US $ 112,5 / ton. Dengan cara ini, keuntungan US $ 90 juta dapat dicapai dalam satu tahun, Jimmy juga mengungkapkan bahwa dalam 1-2 tahun ke depan, perusahaan juga berencana untuk berinvestasi US $ 3 juta (setara dengan IDR 42,7 miliar) dan sekitar 700 juta dolar dalam 10 rantai tahunan profesional. Sepuluh ribu dolar.

Perusahaan tersebut adalah perusahaan kesepuluh setelah PT MAS Silueta Indonesia, PT Parkland World Indonesia, PT Winners International, PT Kembangarum Indah Perkasa, Shoenary Javanesia Inc, PT Wanwan Industries Indonesia, PT Masterkidz Indonesia, PT Hamana Works Tira Indonesia dan PT Geomed Indonesia. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: