Articles

Bea Cukai dan Administrasi Narkotika Nasional gagal menyelundupkan narkoba yang dikemas dalam suvenir

Agu 09, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Sinergi antara bea cukai dan Administrasi Narkotika Nasional telah berhasil menggagalkan perdagangan narkoba di Provinsi Lampung.

Agen gabungan Provinsi Lampung, termasuk bea cukai Sumatera Barat, bea cukai Kalimantan Timur, bea cukai Bandar Lampung dan BNN, berhasil memperoleh 100 buah semangat kategori IV pada Selasa (16/6) Obat Clonazepam Riklona 2 obat. Terkait masalah pengiriman kemasan, Quinto mengatakan: “Kalsel sudah memberitahukan paket tersebut sebagai oleh-oleh. Nama pengirim berinisial PTR dan nama penerima barang berinisial FAW. Narkoba dituding mengandung obat narkotika. Produk, “kata Kunto. Kantor Pabean Sumbagbar dan Kantor Pabean Bandar Lampung segera pindah ke gudang berikat dari jasa pengiriman terkait untuk melakukan pemeriksaan barang secara menyeluruh.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan 1 dus berisi 100 obat Clonazepam Riklona 2 yang masuk dalam obat psikotropika kategori IV. Berdasarkan temuan tersebut, pihak bea cukai dan BNNP Lampung mengkoordinasikan kontrol pengiriman alamat penerima paket.

“Selama kegiatan pengendalian pengiriman, tim gabungan berhasil mencocokkan penerima paket dengan FAW asli dan bukti. Selain itu, tim gabungan juga melakukan penelusuran dan berhasil menemukan 60 obat alprazolam, yang juga merupakan Obat psikotropika golongan IV, “tambah Kunto. Penyerahan kepada BNNP Lampung untuk ditindaklanjuti merupakan komitmen nyata adat untuk melindungi masyarakat dari masuknya narkoba yang dapat membahayakan generasi muda Indonesia.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: