Articles

Adat istiadat menyampaikan keinginannya kepada pemerintah Jawa Barat melalui video conference

Agu 11, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Jawa Barat terus mengejar sinergi dan upaya bersama untuk mempromosikan pengelolaan pandemi COVID-19. Kali ini terkait dengan industri, Bea Cukai Jawa Barat dan Zona Cukai telah memulai kemitraan dengan Gubernur Jawa Barat Reedwan. Ridwan Kamil dan pemangku kepentingan industri dan perdagangan mengadakan acara konferensi video untuk membahas masalah yang akan muncul ketika pembatasan sosial skala besar (PSBB) diterapkan di Jawa Barat.

Acara dilaksanakan pada hari Selasa, 21 Februari 2002 Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Perwakilan Departemen Keuangan Jawa Barat, Kantor Pusat Bea Cukai, Perwakilan Pedagang AEO / MITA dan Pengurus Asosiasi, seperti APKB, IEI, GPEI, API, APIKMI, EMINET , PUPUK dan APEI.

Bekerja sama dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Ridwan Kamil), tujuan kali ini adalah membahas dampak Covid-19 terhadap aktivitas industri di Jawa Barat dan permasalahan yang ditimbulkan. Memecahkan masalah penerapan PSBB di Jawa Barat dan solusi untuk masalah ini.

Pada saat yang sama, Saipullah Nasution, Direktur Bea Cukai Umum Provinsi Jawa Barat, mengungkapkan bahwa Bea Cukai akan mendukung rencana pemerintah Jawa Barat untuk berurusan dengan Covid-19. — “Kami akan mendukung rencana pemerintah provinsi di Jawa Barat. Bea cukai juga akan memastikan bahwa hak dan fungsi kami beroperasi secara normal di bea cukai dan bea cukai di Jawa Barat, terutama di Jawa Barat. Saya harap PSBB dapat Ini berfungsi dengan baik dan industri (terutama di Jawa Barat) dapat kembali normal. Ridwan Kamil mengatakan: “Epidemi Covid-19 adalah masalah umum. Jika semua pihak bersedia untuk mengambil inisiatif, proaktif dan bekerja sama, maka Dipecahkan dengan cepat. “(*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: