Articles

Jutaan rokok ilegal yang siap diedarkan berhasil dilestarikan oleh bea cukai di dua kota tersebut

Agu 11, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM – Wilayah-wilayah tertentu di Sumatera biasanya merupakan tujuan untuk mendistribusikan rokok ilegal yang membahayakan negara. Untuk menghilangkan peredaran rokok ilegal, pajak bea cukai dan konsumsi telah berlaku. Kali ini, Bea Cukai Sumut dan Bea Cukai Bandar Lampung melakukan tindakan dan berhasil menghentikan jutaan rokok ilegal.

Pada Sabtu (27/6), Bea Cukai Sumut dan Kodam I Bukit Barisan berhasil menghentikan penyelundupan rokok ilegal di ruas tol Tebing Tinggi-Medan. Sodikin, Direktur Penegakan Hukum dan Biro Investigasi Bea Cukai Kantor Regional Sumatera Utara, mengungkapkan: “Menurut tindakan yang diambil oleh petugas gabungan, ia mampu menyimpan 388 kotak rokok bebas coretan.” Pajak cukai.

Sodikin juga menjelaskan jadwal operasi, Kanwil Sumut mendapat informasi dari Kanwil Jateng di British Columbia perihal pengiriman rokok ilegal yang akan melewati Sumatera.Berdasarkan informasi tersebut, polisi berhasil menemukan Sebuah truk merah diduga memuat rokok ilegal.

“Kemudian tim gabungan menghentikan truk tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan, tim menemukan bahwa ratusan kotak rokok tidak ditempel,” kata Sodikin. -Lalu mengambil 388 kotak rokok. Alat komunikasi berupa truk, handphone, dan barang bukti berupa pelaku yang berjumlah 3 orang dibawa ke Bea Cukai Sumatera Utara untuk diperiksa lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, terdapat 388 bungkus rokok berisi 1.522.000 batang rokok, tetapi tidak digunakan. Berbagai merk pita cukai.Kita tahu rokok ini berasal dari Jepara dan berpeluang memasangnya di Palembang. Diperkirakan potensi kerugian penyelundupan ke dalam negeri sudah mencapai Rp 11,4 miliar. -Tiga penulis oleh dua orang laki-laki. Seorang wanita berinisial T dan S, dan seorang wanita berinisial S, diduga melanggar Pasal 54 Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pajak Konsumsi, dan dapat dijatuhi hukuman maksimal 5 tahun penjara. Dan / atau denda, seharusnya Jumlah tersebut kurang dari 10 kali lipat jumlah cukai yang terutang. Rokok ilegal telah ditekan dua kali berturut-turut. Esti Wiyandari, Kepala Kantor Bea Cukai Bandar Lampung, mengungkapkan: “Dua kendaraan yang berisi rokok ilegal berhasil disimpan. Truk tersebut memuat 2,72 juta batang rokok dan 1,296 juta batang rokok. Lokasi adalah Desa Way Areng di Lampung Timur dan Bakauheni di Lampung Selatan. Perkiraan nilai rokok ilegal yang aman adalah Rp 4,1 miliar, dan potensi kerugian nasional yang dapat dihindari dalam penangkapan ini diperkirakan mencapai Rp 2 miliar. “

Tentunya keberhasilan ini tidak terlepas dari partisipasi dan dukungan informasi publik serta sinergi antar berbagai instansi di Provinsi Lampung. Saya berharap sinergi yang terjalin dapat terus ditingkatkan dan tujuan bersama pemberantasan peredaran rokok ilegal dapat tercapai. Mewujudkan Untuk mewujudkan Indonesia maju dan bea cukai dan pajak konsumsi yang lebih baik. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: