Articles

Di dua kota ini, administrasi bea dan pajak konsumsi Covid-19 dibebaskan dari bea impor dan PDRI

Agu 12, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai telah mengadopsi berbagai kebijakan terkait bea cukai dan pajak konsumsi (seperti pemberian bea masuk dan pembebasan pajak atas barang impor pribadi (PDRI)) untuk mendukung akselerasi pengelolaan Covid-19 di berbagai wilayah. Alat Pelindung Diri (APD) di beberapa kelurahan di Pontianak dan Makassar. Ini sesuai dengan peraturan Menteri Keuangan No. 34 / PMK.04 / 2020.

Pada Selasa (12/05), setelah mendapat SK pembebasan bea masuk dan PDRI, sarjana rumah sakit Pontianak Tanjungpura itu mengimpor 10.000 masker dalam tiga kemasan senilai US $ 2.000. Impor tersebut merupakan bentuk kerjasama dengan pemerintah China untuk menangani Covid-19.

Achmat Wahyudi, Kepala Bea Cukai Pontianak, mengatakan impor tersebut untuk membantu mengelola penyebaran Covid-19. Di Indonesia, khususnya di Pontianak, ia juga menyampaikan pesan terkait pencegahan pandemi. “Dengan tidak sering bepergian, mengenakan topeng dan mencuci tangan jika mereka harus meninggalkan rumah, mari kita bekerja sama untuk membantu dokter dan perawat mengurangi jumlah korban Covid-19 dengan lebih mudah!”

Seperti Pontianak di Makassar. City, hingga Kamis (14 Mei), kantor regional (Kanwil) Bea Cukai Sulawesi Selatan (Sulbagsel) mengeluarkan lima pengecualian. Jenis barangnya adalah masker sekali pakai, tempat tidur medis, jarum suntik dan pompa infus, komoditas Nilai totalnya sekitar Rp1.475 miliar. “Impor dilakukan oleh perusahaan, perorangan dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan). Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah memperoleh 200.000 masker terutama dari PT Huadi Nickel Alloy di Bangtan Dan 50.000 topeng disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Bantaeng, dengan nilai total Rp9 miliar rupee. “Arifah Aliyah.

Menurut Eva, bantuan semacam ini disalurkan kepada tenaga medis Pemerintah Kabupaten Bantarn dan seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Usai menerima usulan BNPB Jakarta, Bea Cukai Makassar menyetujui tarif impor dan pembebasan PDRI.

“Proses donasi sangat sederhana, cukup ajukan permohonan melalui website. SK pembebasan itu disetujui dalam waktu lima jam di hari yang sama. Gubernur Sulsel menerima bantuan masker dan langsung membagikannya ke beberapa Rumah sakit yang menangani Covid-19 seperti RS TNI Pelamonia, RS Stella Maris, RS Haji, RS Ibnu Sina dan beberapa RS lainnya, ”terangnya. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: