Articles

Guanana Customs menyumbangkan 16.000 topeng kepada gugus tugas Covid-19 di Sumatera Utara

Agu 12, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah terus bekerja sama untuk menyediakan komoditas untuk pengobatan penyakit virus pandemi Corona 2019 (Covid-19).

Kali ini 16.000 disumbangkan oleh Administrasi Kepabeanan Kunanham kepada cluster Masker operasi. Mempercepat tugas penanganan Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut) untuk membantu mencegah penyebaran virus corona. Milik negara. – “Masker yang diberikan merupakan bagian dari barang di Kantor Bea Cukai Kuala Namu. Pemilik belum mengambil alih masker, atau masker tidak memenuhi persyaratan izin impor sebelum diberlakukan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34 Tahun 2020.” Tidak berlaku, ” Elfi Haris (Elfi Haris) mengatakan pada Selasa (6/6/2020).

Bantuan ini diserahkan secara simbolis kepada Eddie Rahamadi, Gubernur Negara Bagian Sumut di Sekretariat Pokja (Edy Rahmayadi) untuk percepatan Covid-19 dari provinsi Edy mengatakan: “Terima kasih, akan kami distribusikan ke dokter,” kata Kepala Administrasi Bea Cukai Kualamu Elfi Haris Sumut. Ketua Satgas Percepatan Penanggulangan Covid-19

— PMK terbaru mengatur tentang ketentuan bea cukai dan / atau pajak konsumsi dan perpajakan atas barang impor, dalam rangka penanggulangan Penyakit Coronavirus 2019 (Covid- 19). Yang menarik, kepemilikan negara telah mendapat persetujuan dari Dinas Pelayanan dan Lelang Nasional Medan.

Elfi Haris lebih lanjut menjelaskan bahwa melalui PMK, Kementerian Keuangan menyetujui Para pihak (pemerintah pusat, pemerintah daerah, perorangan, badan hukum dan badan hukum) memberikan kesempatan untuk mendapatkan barang impor untuk mengalahkan Covid untuk mempromosikan kegiatan impor. -19 Layanan bea cukai dan pajak yang populer memungkinkan mereka untuk menyediakan barang yang memenuhi kebutuhan negara. — – “Di PMK sudah disediakan 73 produk,” tambah Elfi Haris Fasilitas yang diberikan dibebaskan dari pajak impor dan / atau konsumsi, tidak dikenakan pajak pertambahan nilai atau PPN dan PPnBM, serta tidak untuk penggunaan komersial guna menanggulangi pandemi Covid-19. Barang impor untuk tujuan komersial dan komersial dibebaskan dari pajak PPh ke-22 untuk tujuan non-komersial. Permintaan dapat diajukan secara elektronik melalui portal INSW atau diajukan secara tertulis kepada Kepala Administrasi Umum Kepabeanan barang impor, tetapi impor barang kiriman dan penumpang Jika nilai bagasi tidak melebihi USD 500 FOB, maka tidak perlu mengajukan permohonan.

Jika jenis barang yang disediakan fasilitas dibatasi oleh peraturan tata niaga impor, maka demi kemudahan dapat dilakukan impor atau pelepasan asalkan dilampirkan surat rekomendasi Untuk barang dapat dikonsultasikan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), namun apabila barang yang diimpor tidak melebihi jumlah yang ditentukan oleh dinas atau instansi terkait dan / atau BNPB dalam tata niaga tidak diperlukan surat rekomendasi tambahan. Covid-19 di bawah BNPB Masa pengobatan pandemi. Diharapkan dengan adanya regulasi baru ini dapat memudahkan semua pihak yang berkepentingan untuk melakukan kegiatan impor, khususnya kegiatan impor barang dalam penanggulangan Covid-19. Ketentuan selengkapnya tertuang dalam PMK Nomor 34 Tahun 2020. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: